KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang secara konsisten mempererat kemitraan dengan pemangku kepentingan strategis demi memacu akselerasi perekonomian lokal. 

Komitmen ini ditegaskan melalui pertemuan audiensi yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., bersama jajaran direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota pada Kamis (30/7).

Audiensi ini menjadi wahana dialogis interaktif dalam memantapkan kerja sama antara pemerintah daerah dan lini perbankan BUMN. 

Diskusi berfokus pada kemudahan akses permodalan, penguatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan pemahaman finansial warga, hingga penyusunan berbagai program ekonomi terpadu yang memberikan manfaat riil bagi warga Kota Kupang.

Suasana Diskusi dan Kehadiran Para Tokoh

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja pimpinan daerah tersebut diselimuti suasana hangat, cair, dan penuh semangat kolaboratif. 

Para pejabat dan jajaran manajemen perbankan duduk melingkar dalam diskusi yang produktif untuk mempertukarkan ide-ide pembangunan ekonomi daerah.

Sejumlah pejabat penting hadir secara langsung dalam pertemuan ini. 

Dari pihak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., japoran dipimpin oleh Pimpinan Cabang BRI Kupang, Terry Tambun, yang didampingi Manager Funding, Frits R. Usu, serta Kepala Unit BRI Penfui, Lika Djo Wenji, beserta tim terkait. Sementara itu, 

Wakil Wali Kota Kupang didampingi oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Kupang, Eurike F. Daniela Adoe, S.E., S.ST., perwakilan Bagian Kerja Sama, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.

Apresiasi dan Rencana Kerja Sama Strategis

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas konsistensi BRI yang terus hadir sebagai mitra utama pemerintah daerah. 

Menurut Serena, peran BRI sangat terasa tidak hanya melalui fasilitas perbankan dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), melainkan juga lewat program tanggung jawab sosial serta dukungan pada kegiatan pemberdayaan UMKM seperti event Saboak Kota Kupang.