KUPANG, KN — Perhelatan Event Budaya Multi Etnis Nusa Tenggara Timur (NTT) Tingkat Kelurahan Merdeka Tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung pelestarian seni dan adat lokal, tetapi juga menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Selama tiga hari pelaksanaan, dari Senin hingga Rabu, 3–5 Agustus 2026, deretan stan kuliner dan kerajinan warga memadati area kegiatan.

Kehadiran stan-stan penunjang yang berjejer rapi di pinggir lapangan kegiatan menyedot perhatian antusias para pengunjung dan tamu undangan. 

Berbagai produk ditawarkan, mulai dari kuliner olahan lokal khas daerah seperti Sup Ubi Uncha seharga Rp20.000, camilan Es Mambo buah asli, aneka minuman segar, hingga kreasi suvenir serta buket bunga lokal dari UMKM seperti Calya’s Bloom

Dukungan dari pihak pendorong ekonomi seperti Bank Mandiri (melalui fasilitas stan Kopra dan Livin’) turut memfasilitasi kenyamanan bertransaksi di area festival.

Kehadiran ajang kebudayaan ini dirasakan langsung dampaknya oleh para pedagang lokal. 

Salah satu pelaku UMKM penjual makanan yang meramaikan tenda pameran mengungkapkan rasa syukurnya atas ruang yang diberikan oleh pemerintah kelurahan dan panitia.

“Event seperti ini sangat membantu kami pedagang kecil untuk mengenalkan produk olahan lokal ke masyarakat luas. Selain ramai dikunjungi tamu dan warga, omzet penjualan kami juga meningkat dibanding hari biasa. Kami berharap kegiatan budaya yang melibatkan stan UMKM seperti ini bisa terus digelar secara rutin,” ujar Mei salah seorang penjual kuliner di sela-sela melayani pembeli.

Deskripsi Suasana dan Lokasi Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Sport Center Yayasan Swastisari, Keuskupan Agung Kupang, Kompleks Unwira. Lokasi terbuka ini menghadirkan perpaduan area berlantai semen keras yang difungsikan sebagai lapangan olahraga dan panggung utama, bersandingan langsung dengan pelataran tanah kering yang dimanfaatkan sebagai area pameran UMKM serta parkir kendaraan.

  • Area Panggung Utama & Pentas Seni: Terletak di bagian tengah lapangan semen, dilindungi oleh peneduh terpal berukuran besar bertiang besi. Panggung dilengkapi pencahayaan lampu sorot (spotlight) untuk mendukung acara hingga malam hari. Di sekitar panggung, deretan kursi plastik kuning disusun rapi untuk mengakomodasi para tamu undangan, jajaran pejabat Pemkot Kupang, tokoh agama, serta masyarakat umum.
  • Area Zonasasi UMKM & Tenda Sponsor: Tenda-tenda kerucut (rigging) bernuansa biru-putih dari Bank Mandiri serta tenda-tenda payung merah milik pedagang berdiri berjejer di sepanjang pinggiran pelataran tanah. Setiap stan dihiasi spanduk promosi produk, kain tenun khas NTT sebagai alas meja display, serta papan menu yang memudahkan pengunjung bertransaksi.
  • Latar Belakang & Lanskap Sekitar: Di sekitar area sport center, pepohonan rindang memberi keteduhan saat menjelang sore. Di latar belakang tampak bangunan megah berarsitektur modern dengan kombinasi warna hijau dan kuning milik kompleks persekolahan/kampus Swastisari.
  • Keamanan dan Pengawasan: Untuk menjamin ketertiban selama acara berlangsung, pengamanan ketat disiagakan di area lapangan. Tampak personel Babinsa (TNI-AD) berseragam loreng lengkap dengan ban lengan merah berpatroli dan bersiaga di titik-titik vital area kegiatan. (agn)