KUPANG, KN — Kedatangan ribuan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai pelosok Nusa Tenggara Timur dimanfaatkan Pemerintah Kota Kupang sebagai momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah. 

Menyambut penyelenggaraan Jambore Daerah Pramuka NTT 2026 yang berpusat di Bumi Perkemahan Fatubena mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mendorong pengemasan konten dokumentasi dan promosi secara masif selama kegiatan berlangsung.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota saat memimpin rapat audiensi bersama panitia pelaksana di Rumah Jabatan Wali Kota. 

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan panitia Drs. Sinun Petrus Manuk, Ketua Kwarcab Kota Kupang Wildrian Ronald Otta, serta jajaran pejabat Pemkot Kupang. 

Panitia melaporkan bahwa penataan tapak kemah, arena upacara, hingga fasilitas MCK di Bumi Perkemahan Fatubena telah memasuki tahap akhir untuk menampung sekitar 3.000 peserta.

Wali Kota menekankan bahwa kehadiran ribuan peserta dari 17 kabupaten/kota merupakan ‘duta informasi’ yang efektif untuk menyebarkan citra positif Kota Kupang sebagai Kota Kasih yang ramah, aman, dan berdaya saing. 

Oleh karena itu, seluruh jajaran dinas terkait diinstruksikan untuk memastikan sarana kota—termasuk lampu hias, taman, dan air mancur—berfungsi optimal selama helatan berlangsung.

“Kesuksesan Jambore Daerah adalah kesuksesan bersama. Mari kita jadikan momentum ini untuk menunjukkan semangat gotong royong sekaligus memperkenalkan Kota Kupang sebagai Kota Kasih yang maju, ramah, dan mampu menyelenggarakan event-event berkualitas,” pungkas dr. Christian Widodo.

Selain menyajikan atraksi kebudayaan dan kompetisi ketangkasan, perhelatan lima tahunan ini disinergikan dengan promosi kearifan lokal lewat Festival Pangan Lokal. 

Wakil Wali Kota Kupang bersama Ketua TP PKK Kota Kupang dijadwalkan hadir mendukung penilaian sajian kuliner khas daerah, menjadikan Jambore Daerah 2026 tak hanya wahana seleksi menuju Jambore Nasional di Cibubur, tetapi juga panggung keberagaman budaya NTT di ibu kota provinsi. (agn)