KUPANG, KN — Perjalanan panjang Ikatan Keluarga Adonara (IKA) Kupang yang telah menginjak usia 52 tahun memasuki babak baru. 

Bertempat di Aula UPTD Taman Budaya Gerson Poyk, Kupang, Sabtu (25/7), Marius Samon Ago resmi dilantik sebagai Ketua IKA Kupang Periode 2026–2030 menggantikan pengurus periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Klemens Kesule Hala.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Ketua Dewan Penasihat Forum Komunikasi Masyarakat Flobamora Jakarta Dony Tokan, jajaran tokoh adat, tokoh masyarakat, serta insan pers. 

Kehadiran Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menjadi wujud dukungan nyata Pemerintah Kota Kupang dalam merawat persaudaraan warga perkotaan serta menyelaraskan agenda paguyuban dengan program pembangunan di Kota Kasih.

Dalam pidato perdananya usai dilantik, Marius Samon Ago menegaskan bahwa estafet kepemimpinan lima tahun ke depan akan difokuskan pada pembaharuan manajemen organisasi, penataan program kerja internal, serta peningkatan kontribusi nyata diaspora Adonara bagi pembangunan Kota Kupang maupun Provinsi NTT secara keseluruhan.

“Momentum pelantikan malam ini menjadi momentum pembaharuan soliditas, semangat kebersamaan, gotong royong dan bakti diri bagi IKA Kupang. Semangat pelantikan malam ini harus jadi bara dalam mengabdi,” tegas Marius Samon Ago di hadapan ratusan warga paguyuban yang hadir.

Langkah penguatan internal IKA Kupang ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. 

Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena meminta agar konsolidasi kepengurusan yang baru ini diimbangi dengan peran aktif dalam mengubah tantangan daerah menjadi peluang pertumbuhan baru.

Menurut Melkiades, potensi besar diaspora Adonara harus diarahkan untuk mendukung iklim investasi, penyelesaian sengketa sosial secara kekeluargaan, serta pengembangan kemandirian ekonomi anggota paguyuban.

Melalui kepengurusan periode 2026–2030 ini, IKA Kupang berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dan Pemprov NTT dalam merawat keharmonisan sosial, memajukan pendidikan warga melalui gerakan jam belajar masyarakat, serta menggerakkan sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Adonara.