Filosofi tersebut memuat tiga pilar utama: akar yang kuat mewakili ilmu pengetahuan, budaya, integritas, dan karakter; batang yang teguh melambangkan semangat, kedisiplinan, serta daya juang; serta buah yang bermanfaat yang merepresentasikan lahirnya karya nyata, inovasi, dan solusi bagi persoalan rakyat.
Semangat ini dinilai sangat selaras dengan pilar Dasa Cita ke-10 Pemprov NTT, yakni Ayo Bangun NTT melalui Kolaborasi Bersama.
Pemerintah daerah, dunia akademisi, mahasiswa, alumni, dan pelaku usaha diimbau untuk terus berjalan beriringan agar produk UMKM serta kreativitas generasi muda mendapat ruang tumbuh yang optimal.
“Mahasiswa Undana dan anak muda NTT, jangan takut mencoba! Mulailah dari ide sederhana, kembangkan kemampuan, berani berkolaborasi, dan ciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi daerah,” pungkas Gubernur Melki Laka Lena menyemangati ribuan mahasiswa yang hadir. (agn)






Tinggalkan Balasan