Sebab, setiap penampilan di panggung internasional membawa cerita tentang tanah kelahiran, tradisi, dan kekayaan budaya yang tidak dimiliki daerah lain.

Berdasarkan undangan tersebut, kegiatan akan berlangsung selama enam hari, mulai Rabu hingga Senin, 9–14 Desember 2026, pukul 10.00–21.00 waktu Malaysia.

Lokasi kegiatan berada di Kuala Lumpur dan Melaka, Malaysia.

Panitia juga meminta konfirmasi keikutsertaan paling lambat 5 Oktober 2026 untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan delegasi.

Pada akhirnya, perjalanan budaya ini bukan hanya tentang siapa yang tampil di atas panggung, melainkan tentang bagaimana sebuah daerah memperkenalkan jati dirinya kepada dunia.

Dari Nusa Tenggara Timur, semangat budaya Nusantara diharapkan terus bergema, membawa pesan persahabatan, persaudaraan, dan kebanggaan Indonesia di mata dunia. (*/ab)