KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang menggelar jamuan makan malam (Gala Dinner) bersama seluruh kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Sabtu (24/10/2026). 

Perhelatan ini dirancang bukan sebatas seremoni penyambutan, melainkan wadah silaturahmi mendalam untuk merajut tali persaudaraan antar-atlet muda dari kabupaten dan kota se-NTT sekaligus meletakkan pondasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 mendatang.

Atmosfer di dalam Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang malam itu terasa sangat hangat, semarak, dan penuh keakraban. 

Panggung utama dihiasi latar spanduk bernuansa merah-putih berukuran besar yang menampilkan potret Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., lengkap dengan piala serta lambang cabor daerah. 

Puluhan meja bundar beralas kain hitam dan kursi berhias pita putih dipadati oleh para atlet muda,pelatih, hingga jajaran pejabat daerah. 

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., yang tampil santai namun terhormat dengan polo putih dan celana kargo, tampak semringah mendatangi meja-meja kontingen—seperti saat menyapa dan berjabat tangan hangat dengan atlet berjaket biru asal Sumba Timur—sebelum membawakan arahan resmi dari atas podium.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan atlet dan pemangku kepentingan olahraga, Sekda Jeffry Pelt menggarisbawahi pentingnya menjunjung nilai-nilai luhur sportivitas di atas sekadar mengejar gelar juara.

“Pertandingan memang akan melahirkan seorang juara. Namun, sesungguhnya kebersamaan menjadi hal utama dari seluruh inti olahraga. Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, melainkan bagaimana olahraga menjadi ruang membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta melatih ketangguhan setiap atlet,” ujar Sekda Jeffry Edward Pelt di podium aula.

Sekda Jeffry juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota dr. Christian Widodo yang berhalangan hadir karena tugas luar daerah, sekaligus memastikan Pemkot Kupang siap menjadikan seluruh masukan kontingen sebagai bahan evaluasi demi perbaikan kualitas fasilitas olahraga di ibu kota provinsi.