JAKARTA, KN — Kebuntuan proses administrasi hibah lahan yang tertahan selama kurang lebih 14 tahun lamanya akhirnya resmi dituntaskan di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Pemerintah Kota Kupang menandatangani Perjanjian Hibah Barang Milik Daerah berupa lahan sisi darat Pelabuhan Rakyat Nunbaun Sabu (NBS) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI di Kantor Kemenhub, Jakarta, pada Selasa (20/10/2026).
Suasana prosesi penandatanganan di ruang pertemuan lantai utama Kantor Kemenhub Jakarta berlangsung sangat hangat, formal, dan sarat akan nuansa kemitraan yang erat.
Di hadapan panggung berlayar videotron biru yang menampilkan ornamen logo Kemenhub dan Pemkot Kupang, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo yang tampil elegan berbalut setelan jas hitam formal berdampingan dengan Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andi Sutomo Panjaitan.
Sebagai bentuk penghormatan budaya dan persaudaraan daerah, Wali Kota dr. Christian secara pribadi mengalungkan kain tenun ikat khas NTT berhiaskan ornamen tradisional ke pundak Plt. Dirjen Hubla sebelum acara dimulai.
Kedua pejabat kemudian membubuhkan tanda tangan resmi pada berkas di atas meja kayu jati berukir di hadapan jajaran pejabat Kemenhub, Kepala KSOP Kupang Simon Baon, Asisten Pemerintahan Hengky C. Malelak, serta Kadishub Kota Kupang Bernadinus Mere.
Penuntasan hibah aset sisi darat ini menjadi batu pijakan strategis untuk membuka gerbang percepatan pembangunan infrastruktur perhubungan laut di ibu kota Provinsi NTT.
Hal ini sekaligus melapangkan jalan bagi pengucuran anggaran pembangunan fasilitas dermaga terpadu senilai Rp26 miliar pada tahun 2027 mendatang.
Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyatakan rasa syukur atas berpisahnya persoalan administrasi yang mengendap sejak 2012 tersebut.
Ia menggarisbawahi bahwa pelabuhan merupakan jantung penggerak ekonomi dan sosial warga kota.
“Pelabuhan itu bukan hanya tempat membongkar muat kapal. Jauh lebih dari itu, di sana ada harapan kehidupan masyarakat. Saya percaya orang bijak bilang, jika Anda ingin berjalan cepat, berjalanlah sendirian. Tetapi jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama. Kami sudah memilih untuk berjalan jauh bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah,” tegas Wali Kota dr. Christian Widodo di mimbar acara.
Plt. Dirjen Perhubungan Laut Lollan Andi Sutomo Panjaitan mengapresiasi terobosan cepat Pemkot Kupang.
Ia berpesan agar lahan yang telah dihibahkan dikelola secara akuntabel dan tertib aturan demi menunjang keselamatan pelayaran serta pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. (agn)







Tinggalkan Balasan