KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi dari Direktur Hubungan Kelembagaan PT Agrinas Palma Nusantara, Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kota Kupang, pada Selasa (20/10/2026). 

Pertemuan silaturahmi sekaligus diskusi strategis tersebut membahas perluasan kesempatan kerja bagi tenaga kerja asal NTT di sektor perkebunan kelapa sawit nasional, hingga kolaborasi penanganan isu sosial-ekonomi masyarakat.

Suasana di dalam ruang audiensi Rumah Jabatan Gubernur NTT berlangsung hangat, ramah, dan penuh nuansa kekeluargaan.

 Gubernur Melki Laka Lena yang berbalut seragam dinas harian (PDH) berwarna cokelat khaki duduk berhadapan langsung dengan Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri yang mengenakan kemeja putih formal. 

Di atas meja utama berornamen kayu yang asri, tersaji hidangan teh hangat dan kudapan lokal untuk menemani dialog interaktif antara jajaran direksi perusahaan dengan jajaran pejabat Pemprov NTT. 

Kedua pimpinan juga tampak berdiri berdampingan saling melempar senyum optimis saat berkonsolidasi mengenai program penyiapan sumber daya manusia daerah.

Dalam perbincangan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyambut baik komitmen PT Agrinas Palma Nusantara yang membuka ruang penyerapan tenaga kerja asal Nusa Tenggara Timur di berbagai unit perkebunan kelapa sawit yang tersebar di wilayah Papua, Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera.

Di hadapan jajaran pimpinan PT Agrinas Palma Nusantara, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan komitmen Pemprov NTT untuk menindaklanjuti peluang kerja ini secara terstruktur hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Kami membahas peluang kerja bagi anak-anak NTT di perkebunan kelapa sawit Agrinas Palma Nusantara di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Pemprov NTT akan berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota untuk menyiapkan calon tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan,” ujar Gubernur Melki Laka Lena saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain pembukaan lapangan kerja, audiensi ini juga menjajaki kemitraan strategis memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk menangani berbagai persoalan krusial daerah, seperti percepatan penurunan angka stunting, pencegahan anak putus sekolah, hingga pencetakan wirausahawan baru di NTT.

Gubernur menekankan bahwa Pemprov NTT sangat terbuka menjalin kolaborasi dengan BUMN maupun swasta nasional demi menggerakkan roda ekonomi daerah serta mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“NTT terbuka untuk berkolaborasi dengan BUMN demi memperluas kesempatan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin semakin banyak anak NTT mendapat kesempatan bekerja dan membangun masa depan yang lebih baik,” penegasan Gubernur Melki Laka Lena. (agn)