WALHI NTT dan WTM juga mendesak agar penegakan hukum oleh Polres Sikka dan Balai Gakkum LHK tidak berhenti pada deretan pekerja atau warga kecil di tingkat tapak. 

Aparat penegak hukum dituntut untuk membongkar rantai peredaran kayu hingga ke tingkat cukong, pemodal, dan pengepul yang meraup keuntungan finansial terbesar dari kehancuran ekosistem Egon Ilimedo. 

Selain proses pidana, pemerintah desa di sekitar rimba Egon Ilimedo didorong untuk memperkuat Peraturan Desa (Perdes) perlindungan mata air dan mengaktifkan patroli warga secara partisipatif guna menyelamatkan benteng ekologi Kabupaten Sikka tersebut. (agn)