KUPANG, KN — Perhelatan akbar Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, di GOR Oepoi, Kota Kupang, pada Sabtu (17/10/2026) malam. 

Penutupan ajang olahraga nasional bagi atlet disabilitas intelektual tersebut ditandai dengan seremoni penyerahan penghargaan serta perayaan atas semangat juang seluruh kontingen dari 22 provinsi se-Indonesia.

Suasana di dalam arena GOR Oepoi malam itu berlangsung begitu meriah, haru, dan penuh daya emosional. 

Ribuan atlet, pelatih, pendamping, hingga penonton di tribun tak henti-hentinya bersorak gembira sembari mengibarkan bendera kontingen provinsi masing-masing. 

Layar videotron besar di panggung utama menampilkan deretan momen berharga selama kompetisi berlangsung. 

Acara penutupan juga disemarakkan oleh tarian tradisional NTT yang dibawakan anggun oleh para penari berbusana tenun ikat lokal di lapangan utama. 

Wagub Johni Asadoma yang mengenakan kaos seragam resmi PESONAS berwarna kuning keemasan berdiri tegap di podium utama untuk menyampaikan pidato penutup.

Dalam ajang nasional empat tahunan ini, kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat Juara Umum III. 

Kontingen tuan rumah sukses mengumpulkan total 63 medali, yang terdiri atas 21 medali emas, 20 medali perak, dan 22 medali perunggu.

Saat menyampaikan amanat penutupannya, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan bahwa esensi utama dari PESONAS melebihi sekadar hitungan perolehan medali, melainkan perayaan atas nilai-nilai keberanian dan potensi kemanusiaan.

“Setiap keberanian untuk mencoba adalah kemenangan, setiap perjuangan layak dihargai, dan setiap atlet berhak bersinar sebagai bintang dunia,” tegas Wagub Johni Asadoma di hadapan ribuan peserta.

Melalui penutupan resmi ini, Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, official, tenaga medis, serta masyarakat yang telah menyukseskan perhelatan inklusif di Bumi Flobamora. 

Keberhasilan penyelenggaraan PESONAS II 2026 sekaligus mempertegas kesiapan dan komitmen Provinsi NTT sebagai daerah yang ramah, adil, dan ramah disabilitas bagi seluruh anak bangsa. (agn)