KUPANG, KN — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri langsung acara pembukaan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 yang digelar megah di GOR Oepoi Kupang pada Rabu (14/10/2026) malam.
Kehadiran Wali Kota yang tampil energik berbalut kemeja putih resmi Pemkot Kupang menjadi simbol komitmen penuh ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut sebagai tuan rumah ajang olahraga inklusif terbesar dalam sejarah Special Olympics Indonesia (SOIna).
Atmosfer di dalam arena GOR Oepoi terasa begitu semarak, hangat, dan emosional.
Gedung olahraga dipadati oleh ribuan penonton, termasuk para pelajar SMA/SMK serta mahasiswa se-Kota Kupang yang sengaja dilibatkan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Sorak-sorai membahana saat tarian tradisional persembahan para penari berbusana tenun ikat NTT menyambut ribuan kontingen.
Kemeriahan memuncak ketika obor utama disulut ke tempatnya, memancarkan cahaya terang di tengah panggung utama.
Pesta olahraga nasional empat tahunan bagi atlet disabilitas intelektual ini berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 dan diikuti oleh 1.128 atlet dari 25 provinsi di seluruh Indonesia.
Jika digabungkan dengan pelatih, pendamping, dan ofisial, total peserta yang hadir mencapai ribuan orang.
Perhelatan ini sekaligus menjadi ajang simulasi dan uji coba kesiapan infrastruktur Kota Kupang menjelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan apresiasi dan komitmen Pemkot Kupang untuk menghadirkan suasana kompetisi yang aman, ramah, dan setara bagi seluruh tamu yang datang.
“PESONAS bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi momentum untuk menanamkan nilai kesetaraan, empati, dan inklusivitas,” ujar Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo di tengah kemeriahan acara.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, jajaran Forkopimda, Ketua Panitia Reni Marlina Un, Pimpinan SOIna Pusat, serta Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Erwan Pelt, S.H..
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama di mana para pimpinan daerah dan atlet memperagakan gestur simbol hati sebagai lambang keharmonisan dan kasih sayang. (agn)







Tinggalkan Balasan