KUPANG, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, melepas secara virtual sebanyak 22 mahasiswa penerima beasiswa kuliah gratis di Nantong College of Science and Technology (NCST), Tiongkok, pada Rabu (23/9/2026). 

Program edukasi kerja sama ini menjadi langkah konkrit pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap membangun NTT.

Acara pelepasan berlangsung hangat dan terhubung secara daring melalui aplikasi pertemuan Zoom. 

Di layar virtual, suasana tampak meriah saat puluhan mahasiswa beserta para tamu undangan berkumpul di area terbuka dengan tatanan meja bundar putih dan panggung acara. 

Banner pelepasan berlatar biru terpampang menampilkan jajaran pimpinan daerah. 

Meski tersambung dari lokasi berbeda, interaksi antarpeserta terasa begitu dekat dan penuh rasa bangga.

Inisiatif kolaborasi bersama INTI NTT ini merupakan bagian dari gelombang ketiga. 

Tren partisipasi penerima beasiswa terus melesat naik, dimulai dari 3 mahasiswa pada 2024, bertambah menjadi 12 mahasiswa pada 2025, hingga mencapai 22 mahasiswa di tahun 2026. 

Hingga saat ini, total 37 generasi muda NTT telah memanfaatkan peluang pendidikan tinggi tersebut.

Kualitas dan daya saing mahasiswa NTT pun terbukti di kancah internasional. 

Salah satu alumni angkatan pertama, Putri Betim Meo Tnunay, bahkan telah dipercaya menduduki posisi sebagai asisten dosen di kampus NCST Tiongkok. 

Keberhasilan ini menegaskan bahwa potensi anak-anak daerah sangat besar apabila diberikan akses dan ruang berkembang yang tepat.

“Bagi saya, ini bukan sekadar mengejar gelar. Ini investasi SDM NTT. Jangan pulang hanya membawa ijazah. Bawa pulang ide, pengalaman, teknologi, dan gagasan pembangunan,” ujar Melkiades Laka Lena saat memberikan pengarahan.

Sesuai jadwal, sebanyak 22 mahasiswa penerima beasiswa tersebut akan mulai diberangkatkan menuju Tiongkok pada 1 Oktober mendatang. 

Pemerintah Provinsi NTT menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi setiap gagasan dan terobosan inovatif yang dibawa pulang oleh para lulusan kelak guna memajukan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta hilirisasi di daerah. (agn)