KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menggelar pertemuan bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (8/8).
Pertemuan singkat yang berlangsung hangat di area keberangkatan bandara ini digelar seusai Menkeu menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Melki memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi krusial yang bersentuhan langsung dengan stabilitas keuangan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.
Fokus pembahasan meliputi permohonan dukungan Kementerian Keuangan terkait penyesuaian suku bunga serta kewajiban pembayaran utang daerah, percepatan penanganan tengkes (stunting), hingga program penanggulangan kemiskinan ekstrem secara terpadu.
Selain isu fiskal dan sosial, pembicaraan tersebut juga menyentuh penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal demi memperkuat kemandirian ekonomi warga.
Tak kalah penting, Gubernur Melki secara khusus memperjuangkan hak-hak masyarakat pesisir yang terdampak pencemaran lingkungan Laut Timor.
Melalui unggahan di media sosial resminya, Gubernur Melki menegaskan komitmen Pemprov NTT dalam memperjuangkan ganti rugi atas Tragedi Montara yang berdampak panjang bagi penghidupan nelayan lokal.
“Kami membahas banyak hal penting: dukungan Kementerian Keuangan terhadap aspirasi NTT untuk penyesuaian bunga dan pembayaran kewajiban utang, percepatan penuntasan kemiskinan dan stunting, serta penguatan ekonomi kerakyatan agar masyarakat semakin berdaya. Termasuk tentu perjuangan masyarakat pesisir: ganti rugi Montara dan pemulihan Laut Timor,” ujar Emanuel Melkiades Laka Lena.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas perhatian serta kepedulian yang besar terhadap akselerasi pembangunan di NTT.
Pemprov berharap koordinasi erat ini dapat mempercepat realisasi berbagai program prioritas dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (agn)



Tinggalkan Balasan