Wali Kota juga memuji terobosan kepemimpinan Gubernur NTT yang memadukan agenda pariwisata dengan program aksi sosial kemasyarakatan, seperti renovasi rumah warga tidak mampu serta pelibatan rumah penduduk sebagai tempat singgah peserta dengan kompensasi yang layak.
Menurutnya, program bedah rumah tersebut memberikan dampak jangka panjang bagi ketenangan hidup warga penerima manfaat.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan bahwa perhelatan Tour de EnTeTe terbukti menggerakkan sektor ekonomi mikro secara langsung.
Berdasarkan pantauan di lokasi Pantai Lasiana, perputaran uang dari aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sejak pagi hari diperkirakan mampu menembus angka Rp50 juta hingga lebih dari Rp100 juta.
Rangkaian acara ini juga diisi dengan bakti sosial penyerahan bibit tanaman, edukasi kebersihan lingkungan, serta penyediaan bahan pangan murah berupa beras SPHP oleh Perum Bulog NTT bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTT bersama jajaran kabupaten/kota berharap momentum perayaan ini terus memperkuat rasa persaudaraan lintas wilayah demi menyongsong puncak acara pada bulan Desember mendatang. (agn)






Tinggalkan Balasan