Yogyakarta, KN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO). Berasal dari Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Fridolin Kawu Andung, S.T., berhasil meraih predikat lulusan terbaik Program Studi Teknik Elektro, Program Sarjana, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNRIYO pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat, ketekunan, dan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas mampu mengantarkan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk meraih pencapaian akademik terbaik.

Bagi Fridolin, perjalanan dari Sumba Timur menuju Yogyakarta bukan sekadar perjalanan menuntut ilmu, melainkan juga proses panjang untuk membuktikan bahwa jarak dan keterbatasan bukanlah penghalang dalam mewujudkan cita-cita.

Wisuda yang diselenggarakan di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026, menjadi momen istimewa bagi Fridolin sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar Program Studi Teknik Elektro UNRIYO.

Ketua Program Studi Teknik Elektro UNRIYO, Evrita Lusiana Utari, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian Fridolin. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta komitmen mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.

“Saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian yang telah diraih. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, semangat belajar, dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan. Perjalanan Fridolin dari Nusa Tenggara Timur hingga berhasil meraih prestasi sebagai wisudawan terbaik merupakan bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita,” ungkap Evrita.

Ia berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada pencapaian akademik di bangku kuliah, tetapi menjadi awal bagi Fridolin untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah asal, dan bangsa Indonesia.

“Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah asal, serta bangsa Indonesia,” tambahnya.

Pencapaian Fridolin juga menjadi bagian dari komitmen Program Studi Teknik Elektro UNRIYO dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang mendorong pengembangan kompetensi, karakter, dan daya saing lulusan.

Melalui proses pembelajaran dan pendampingan akademik, program studi terus berupaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki bekal keilmuan, kemampuan profesional, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, UNRIYO secara keseluruhan meluluskan sebanyak 455 wisudawan, dengan 136 lulusan di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude.

Capaian ini menjadi salah satu gambaran komitmen UNRIYO dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa dan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

Dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, UNRIYO terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang terbuka, inklusif, dan memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi serta meraih masa depan melalui pendidikan tinggi.

Kisah Fridolin menjadi inspirasi bahwa asal daerah bukanlah batas untuk bermimpi dan berprestasi. Dari Sumba Timur, ia membuktikan bahwa dengan tekad, kerja keras, dan pendidikan yang tepat, setiap anak bangsa memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh dan memberikan kontribusi bagi Indonesia. (Humas UNRIYO)