Menurut Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., UNITRI siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam menyiapkan SDM unggul melalui pendidikan tinggi yang inklusif dan berorientasi pada masa depan.

Wujud konkret kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui skema beasiswa Pemerintah Daerah bagi putra-putri NTT, yang diperkuat dengan dukungan Beasiswa Yayasan Bina Pendidikan Nusantara (YBPN), pengembangan pendidikan berbasis STEM dan SHARE, serta riset terapan untuk menjawab kebutuhan pembangunan NTT dimana UNITRI sudah menyiapkan Agro Edu Park sebagai sekolah lapang berbasis pertanian dan peternakan.

Salah satu bentuk kolaborasi yang penting adalah penyediaan beasiswa bagi putra-putri NTT. UNITRI membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah di lingkungan Provinsi NTT agar semakin banyak lulusan sekolah menengah dari daerah dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Skema ini dapat memadukan dukungan beasiswa pemerintah daerah untuk kebutuhan hidup mahasiswa dengan dukungan UNITRI melalui pembiayaan pendidikan dan proses pembelajaran.

Selain beasiswa dari pemerintah daerah, UNITRI juga memberikan peluang melalui Beasiswa Yayasan Bina Pendidikan Nusantara (YBPN) yang sudah hadir lebih dari dua dekade bagi masyrakat NTT yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas.

Kehadiran beasiswa yayasan tersebut diharapkan memperluas akses pendidikan bagi calon mahasiswa berprestasi maupun mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. UNITRI telah memiliki pengalaman bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah dalam penyediaan beasiswa, dengan peran kampus dalam menopang pembiayaan SPP dan pembelajaran mahasiswa.

Johni menegaskan bahwa kolaborasi tersebut harus menghasilkan lulusan yang dapat kembali berkontribusi bagi NTT. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga untuk menjadi penggerak inovasi, wirausahawan, pendidik, peneliti, profesional, dan pemimpin pembangunan di wilayahnya.

Ini dikofirmasi oleh Prof Dodi bahwa ketika STEM dan SHARE berjalan beriringan, NTT tidak hanya tumbuh menjadi daerah yang modern secara fisik, tetapi juga matang secara sosial dan kultural. Inovasi teknologi terapan yang lahir dari penekanan pendidikan STEM akan diterapkan dengan pendekatan humanis yang dirancang oleh para ahli SHARE.