Narasumber riset dari FEB Unwira Kupang, Rere Paulina Bibiana, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa studi KPJU dilaksanakan di enam kecamatan se-Kota Kupang.

 Pengumpulan data melibatkan pemangku wilayah tingkat kecamatan, seperti camat, sekcam, hingga kepala seksi pemberdayaan masyarakat, yang diperkuat lewat observasi serta konfirmasi langsung di lapangan.

Hasil kajian sementara menempatkan sektor akomodasi dan penyediaan makan-minum di peringkat teratas dengan skor rata-rata 3,912 dari skala 5. 

Sektor jasa lainnya membuntut ketat dengan skor 3,907, diikuti sektor perdagangan (3,880), serta kesenian, olahraga, dan rekreasi (3,591). 

Sementara itu, sektor industri mencatat skor 3,161, sedangkan sektor primer seperti pertanian/peternakan (2,092) dan perikanan (1,970) berada di rentang bawah.

Rere menekankan, dominasi kuliner dan penginapan sejalan dengan karakteristik Kupang sebagai kota jasa dan wilayah pesisir yang terus berkembang. 

Kegiatan FGD kemudian diakhiri dengan sesi konfirmasi dan perumusan rekomendasi bersama seluruh pemangku kepentingan, serta ditutup dengan foto bersama jajaran pejabat Pemkot dan tim peneliti di bagian depan aula. (agn)