Mataram, KN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Komunitas Gerakan Peduli Sampah Nihil (Gelisah) mendorong pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui Workshop Daur Ulang menggunakan mesin CNC Router 3D di Sanggar Kreatif Gelisah, Lingkungan Banjar, Ampenan, Senin (10/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan keterampilan masyarakat.
Workshop melibatkan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok Ocean Care, NTN Foundation, Sekolah Pesisir Juang, serta masyarakat Kelurahan Banjar.
Dalam kegiatan tersebut, Gelisah memperagakan proses pengolahan sampah plastik, khususnya tutup botol, mulai dari pemilahan dan pencacahan, pelelehan hingga pembentukan material menjadi produk baru. Pemanfaatan mesin CNC Router 3D turut diperkenalkan untuk menghasilkan bentuk produk yang lebih presisi sehingga memiliki kualitas dan nilai jual yang lebih baik.
Peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai pemilihan limbah anorganik yang potensial untuk diolah, teknik dasar menganyam dan merangkai, serta proses finishing untuk meningkatkan kualitas dan tampilan produk.
Salah seorang peserta workshop, Widya, menilai kegiatan tersebut membuka perspektif baru bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat sekaligus peluang ekonomi.
“Melalui kegiatan ini kami bisa melihat langsung prosesnya, dari sampah plastik hingga menjadi produk yang bisa dimanfaatkan kembali. Ini juga menarik untuk dikenalkan kepada anak-anak muda agar mereka melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dikembangkan menjadi kegiatan yang kreatif dan produktif,” ujar Widya.
Perwakilan Balai TNGR, Gustu Suartha, mengapresiasi pemanfaatan teknologi dalam pengolahan sampah yang dilakukan Gelisah. Menurutnya, penggunaan mesin memungkinkan produk daur ulang dihasilkan dengan tingkat presisi yang lebih baik dan membuka peluang peningkatan nilai ekonomi.






Tinggalkan Balasan