KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong agar penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 tidak hanya terfokus di Kota Kupang, melainkan tersebar secara adil ke berbagai wilayah kepulauan di NTT.
Harapan tersebut ditegaskannya saat menerima tim technical delegate dan pimpinan KONI Pusat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kota Kupang, Kamis (15/10/2026).
Atmosfer rapat koordinasi berlangsung interaktif dan konstruktif.
Dikelilingi suasana aula yang representatif, Gubernur Melki Laka Lena bersama Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn.) Suwarno tampak intens berdiskusi di meja utama bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan teknis.
Diskusi berjalan mencakup kesiapan infrastruktur arena, sarana transportasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, jaminan pengamanan, hingga pembinaan performa atlet daerah.
Gubernur menekankan bahwa ajang olahraga terbesar di tanah air ini harus memberi dampak ekonomi nyata dan rasa bangga bagi seluruh warga Bumi Flobamora.
“Kita ingin pelaksanaan PON 2028 tidak hanya berpusat di Kota Kupang, tetapi juga memberi kesempatan kepada daerah lain di Pulau Timor, Sumba, Flores, Alor, dan Rote untuk mengambil bagian. Dengan demikian, PON menjadi momentum pemerataan pembangunan, penggerak ekonomi lokal, serta kebanggaan seluruh masyarakat NTT,” kata Gubernur Melki Laka Lena.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, sektor swasta, pemerintah kabupaten/kota, hingga komunitas diaspora NTT untuk bergandengan tangan menyukseskan perhelatan nasional ini.
“Bagi kita, PON 2028 memiliki dua tanggung jawab besar: menjadi tuan rumah yang baik dan mempersiapkan kontingen atlet NTT agar mampu berprestasi. Mari bekerja bersama, berbenah sejak sekarang, dan membuktikan bahwa NTT siap menyambut PON 2028!” tegas Gubernur Melki mengakhiri arahannya. (agn)







Tinggalkan Balasan