KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang bergerak cepat menuntaskan persoalan keterbatasan akses internet di lingkungan pendidikan. 

Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung hasil optimalisasi konektivitas oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., di SD Inpres Fatukoa, Kecamatan Maulafa, pada Kamis (1/10/2026). 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Serena didampingi oleh sang suami, Capt. Gilbert Immanuel Malvin, S.M.

Suasana di lokasi peninjauan berlangsung hangat, riuh, dan penuh antusiasme dari warga sekolah. 

Kedatangan rombongan disambut tradisi pengalungan selendang tenun khas Nusa Tenggara Timur oleh pihak sekolah.

 Di halaman sekolah yang dinaungi pepohonan rindang di bawah teriknya cuaca Kota Kupang, ratusan murid berseragam merah-putih tampak berdesakan gembira mengelilingi pimpinan daerah mereka untuk bertepuk tangan dan melakukan high-five. 

Keakraban juga terlihat di dalam ruang kelas yang sederhana, di mana Serena berinteraksi dekat dengan para siswa di meja belajar mereka. 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi berfoto bersama di area terbuka, di mana para pejabat, guru, dan para murid secara kompak membentuk simbol hati menggunakan jemari tangan.

Peninjauan ini merupakan bentuk tindak lanjut konkret atas evaluasi dan rapat koordinasi bersama Telkomsel Kota Kupang yang telah digelar sejak 10 September 2026 lalu.

Serena mengungkapkan bahwa pemetaan jaringan mengidentifikasi sejumlah area sekolah yang sinyalnya lemah hingga kawasan tanpa sinyal (blind spot), seperti di lintasan Nefosaka menuju Belo.

“Meskipun berada di tengah kota dan mereka merupakan bagian dari Kota Kupang, masih ada yang belum mendapatkan sinyal. Oleh karena itu, kami berkomunikasi dengan Telkomsel agar jaringannya bisa dioptimalkan,” ujar Serena di sela-sela peninjauan.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas transmisi ini tidak sekadar membantu kelancaran kegiatan belajar-mengajar, namun juga membawa kemudahan akses informasi bagi warga pemukiman sekitarnya.