KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang resmi menggelar Lomba Bertutur Tingkat Kota Kupang Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa (11/8).
Ajang bertema literasi dan kebudayaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Sebanyak 75 pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Kupang unjuk kebolehan dalam membawakan berbagai cerita rakyat daerah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, yang hadir mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Turut hadir mendampingi di lokasi acara, Bunda Literasi Kota Kupang, dr. Widya Cahya, Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang Frengki Amalo, S.Sos., MM, sejumlah pimpinan perangkat daerah, dewan juri, guru pendamping, serta jajaran tamu undangan.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Sekda Kota Kupang menegaskan pentingnya menanamkan kecintaan membaca dan literasi sejak usia dini demi membentengi serta membentuk karakter generasi muda di era digital.
“Melalui kegiatan bertutur ini, kita tidak hanya mengajarkan anak-anak untuk berani tampil di depan umum, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap minat baca, cerita rakyat, dan kekayaan budaya daerah sejak usia sekolah dasar,” ujar Jeffry E. Pelt saat memberikan arahan.
Di sela-sela perlombaan, kegembiraan terpancar dari para peserta, salah satunya Merlina. Saat diwawancarai, ia mengungkapkan antusiasmenya membawakan kisah dongeng tradisional di hadapan para juri.
“Saya senang ikut lomba bertutur karena memang suka bercerita, termasuk cerita rakyat,” ujarnya dengan penuh percaya diri saat menceritakan alasannya berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Penyelenggaraan Lomba Bertutur ini diarahkan bukan sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, melainkan wahana untuk mengasah keberanian tampil di depan publik, memperhalus kecakapan berkomunikasi anak, serta menanamkan rasa cinta terhadap literasi dan warisan budaya daerah sejak dini. (agn)



Tinggalkan Balasan