“Saya berharap dukungan Pemerintah Provinsi NTT dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu terus diperkuat untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Bagi Stefanus, pemilihan Malaka sebagai titik awal Tour de NTT memiliki makna tersendiri. Ia mengibaratkannya seperti matahari pagi yang terbit dengan cerah, membawa harapan dan semangat baru bagi masyarakat.
Kegiatan Tour de NTT 2026 sendiri dirancang untuk memadukan olahraga, aksi sosial, promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelayanan kesehatan, edukasi transaksi digital, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kehadiran pemimpin di tengah masyarakat tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat NTT. (*)






Tinggalkan Balasan