KUPANG, KN — Mendorong percepatan digitalisasi sistem pendidikan secara merata, Pemerintah Kota Kupang resmi memperkuat sinergi dengan Telkomsel melalui optimalisasi infrastruktur jaringan internet di fasilitas sekolah. 

Kesiapan sarana digital tersebut dipantau langsung dalam peninjauan di SD Inpres Fatukoa oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., Kamis (1/10/2026).

Kunjungan lapangan tersebut diwarnai dialog interaktif dan suasana kekeluargaan yang kental. 

Di ruang tamu sekolah yang ditata rapi dengan sajian minuman kemasan di atas meja, para pejabat daerah berselendang tenun duduk melingkar bersama jajaran manajemen Telkomsel dan Dinas Pendidikan untuk berdiskusi teknis. 

Seusai pembahasan, rombongan bergerak memasuki ruang kelas. Senyum merekah terpancar dari wajah anak-anak saat pimpinan daerah membungkuk mendekati bangku kayu mereka untuk memeriksa buku pelajaran dan berinteraksi secara personal. 

Keceriaan memuncak ketika rombongan melangkah ke luar gedung, di mana gelak tawa dan sorak-sorai siswa menyambut ajakan foto bersama di halaman terbuka.

Sinergi lintas sektor ini tidak berhenti pada perbaikan teknis pemancar sinyal, melainkan mencakup penyediaan platform pembelajaran digital interaktif bagi guru dan siswa.

Manager Mobile Consumer Brand Telkomsel Kota Kupang, Adhy Yanwar, menjelaskan bahwa 10 sekolah intervensi awal akan disiapkan sebagai proyek percontohan integrasi teknologi pendidikan.

“Kerja sama ini merupakan kolaborasi dalam digitalisasi pendidikan bersama Telkomsel. Jadi tidak hanya berbicara tentang perbaikan dan peningkatan kualitas jaringan ataupun blind spot yang kita cover network-nya. Kami juga menyiapkan dukungan untuk siswa dan siswi melalui learning management system dengan beberapa fitur yang diberikan secara gratis,” pamer Adhy mengenai fasilitas pembelajaran digital tersebut.

Langkah strategis pemerintah daerah ini mendapat pengawalan penuh dari lini legislatif. Anggota DPRD Kota Kupang sekaligus anggota Badan Anggaran, Dance Bistolen, S.Pd., menyatakan kesiapan lembaga dewan dalam mengamankan dukungan finansial demi perluasan jangkauan internet di wilayah perkotaan.

“Tentu kita akan dorong dengan anggaran. Kebetulan kami juga ada di Banggar, sehingga kita akan mendorong optimalisasi jaringan internet ini,” ucap Dance memberikan jaminan komitmen penganggaran.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., mengonfirmasi bahwa jajarannya akan terus melakukan evaluasi menyisir sekolah-sekolah lain yang memerlukan penguatan konektivitas serupa. 

Pemkot Kupang berharap seluruh kawasan pusat aktivitas warga dan sekolah dapat terkoneksi secara lancar tanpa hambatan sinyal. (agn)