KUPANG, KN — Suasana aula Kantor Kecamatan Kota Lama terasa riuh dan dipenuhi semangat kebersamaan saat gelaran Pelantikan, Pengukuhan, sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Kecamatan Kota Lama dimulai.

 Ruangan bernuansa putih bersih dipadu dekorasi baliho bernada hijau toska serta barisan kursi berbalut kain putih tampak dipadati oleh jajaran pengurus PKK berbusana seragam hijau, para lurah berpakaian dinas, hingga perwakilan lembaga mitra kerja.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (29/9/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cristian Widodo.

Agenda acara diisi juga dengan sambutan penuh kehangatan dari pimpinan wilayah serta arahan strategis dari pimpinan TP PKK Kota Kupang. 

Momentum ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PKK di tingkat RT, RW, Dasawisma, hingga pengukuhan Bunda Literasi dan Bunda PAUD se-Kecamatan Kota Lama.

Dalam arahannya di hadapan para lurah, perwakilan Bank Indonesia, pers, serta seluruh pengurus Pokja I hingga IV, dr. Widya Cristian Widodo menyampaikan apresiasi atas antusiasme kader yang hadir. 

Ia menegaskan pentingnya menjaga konsistensi semangat kerja kader PKK dari tingkat bawah hingga ke level pemerintahan kota.

“Saya senang sekali karena setelah rakor saya lihat semua Ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan harus semangat. Saya yakin semangat ini harus kita jaga terus, karena kalau semangatnya padam, biasanya pergerakannya juga menjadi lebih lambat.” ujar dr. Widya Cristian Widodo.

Selain mendorong akselerasi program kerja di lapangan, pertemuan tersebut memuat agenda Rapat Koordinasi yang membahas penataan tata kelola keuangan serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). 

“Pelantikan ini langkah awal, bukan akhir, jadi pelayanan ini disertai dengan tanggung jawab. Kita harus ‘gaspol’, jalan sama-sama, berkolaborasi, dan sinkronisasi program mulai dari pusat, provinsi, kota, kecamatan, kelurahan, sampai RT/RW,” pungkas dr. Widya Cristian Widodo mengakhiri arahannya.

Langkah ini ditujukan untuk memastikan alokasi dana operasional sebesar Rp5 juta bagi tiap kelompok PKK berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai pedoman teknis.

Dukungan nyata terhadap gerakan ini turut ditunjukkan oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT melalui sosialisasi “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” serta fasilitasi pembuatan rekening kerja untuk kelancaran administrasi kader di tingkat kelurahan. 

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mengoptimalkan pencapaian 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan keluarga di wilayah Kecamatan Kota Lama. (agn)