KUPANG, KN — Guna memastikan kelancaran ajang Pesparawi Sinode GMIT perdana yang berlangsung pada 7 hingga 9 Oktober 2026, Pemerintah Kota Kupang mengerahkan dukungan operasional dan fasilitas pendukung lintas dinas.
Langkah kolaboratif ini disepakati dalam tatap muka antara jajaran Pemkot Kupang dengan panitia di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (5/10/2026).
Suasana di lokasi audiensi menunjukkan sinergi yang solid antarinstansi.
Sejumlah kepala instansi teknis Pemkot Kupang dan para tokoh agama duduk melingkar mengelilingi meja kaca yang dipenuhi lembaran berkas persiapan kegiatan.
Raut optimisme terpancar jelas tatkala seluruh pihak menyepakati pembagian peran operasional demi kenyamanan para peserta dan pengunjung yang diperkirakan memadati lokasi acara.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pesparawi Sinode GMIT, menyampaikan bahwa dukungan Pemkot Kupang tidak terbatas pada finansial, melainkan mencakup infrastruktur logistik dan penataan kawasan.
Pemkot menyiapkan tenda, 500 unit kursi, armada pengangkut peralatan, layanan medis dan pasokan obat dari Dinas Kesehatan, tim kebersihan, hingga rekayasa lalu lintas serta penyediaan kantong parkir alternatif oleh Dinas Perhubungan di sekitar area Kantor Sinode GMIT.
Panitia Pesparawi Sinode GMIT, Pdt. Norman Nenohoni, menjelaskan bahwa kejuaraan ini menyajikan perlombaan kategori umum dan kategori musik etnik yang mengusung lagu rohani berbahasa daerah beriringan dengan alat musik tradisional.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan simposium liturgi bersama narasumber tingkat nasional.
“Kegiatan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persaudaraan dan mengembangkan talenta,” jelas Pdt. Norman. (agn)







Tinggalkan Balasan