KUPANG, KN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menggelar Pelatihan Literasi Keuangan Rumah Tangga guna memperkuat peran strategis perempuan sebagai pilar pengatur keuangan keluarga di era digital. 

Agenda yang diinisiasi oleh Bidang Ekonomi DWP Kota Kupang Tahun 2026 ini menghadirkan pakar keuangan dari KPw Bank Indonesia Provinsi NTT serta Kepala BKAD Kota Kupang.

Kegiatan yang terpusat di Aula Lantai II Kantor Bapenda Kota Kupang tersebut dipenuhi atmosfer semangat belajar. 

Sebanyak 60 anggota DWP yang mewakili berbagai unit dinas, badan, hingga jajaran kecamatan menyimak pemaparan materi mengenai risiko kejahatan siber, penipuan daring, serta tips investasi aman. 

Layar proyektor di sisi panggung menampilkan materi presentasi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Kehadiran jajaran pimpinan daerah, seperti Kepala Bapenda Pah. B. S. Messakh dan para Camat, kian menambah bobot keseriusan acara tersebut.

Pengurus DWP Kota Kupang, Meilan Sibuea, S.STP., M.Si., dalam laporan panitianya menyampaikan bahwa kepiawaian ibu rumah tangga dalam mengelola anggaran merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika ekonomi modern. 

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi transaksi harus diimbangi dengan kecerdasan membedakan antara keinginan sesaat dan kebutuhan pokok.

Senada dengan hal itu, Sekda Kota Kupang Jeffry E. Pelt, S.H., menekankan pentingnya melatih pola pikir finansial yang sehat di dalam lingkungan keluarga.

“Yang kita perlukan bukan sekadar berhemat, tetapi bijak dalam menggunakan uang. Kita perlu memiliki perencanaan, memiliki saving untuk pendidikan anak dan kesehatan, serta mampu mengelola keuangan keluarga dengan baik,” ujar Jeffry.

Pelatihan ini diharapkan melahirkan ibu-ibu anggota DWP Kota Kupang yang lebih mandiri, cermat, dan tanggap terhadap risiko finansial digital, sehingga mampu menjaga stabilitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. (agn)