KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang menyoroti pentingnya kecakapan finansial dalam keluarga guna membentungi perekonomian rumah tangga dari jeratan pinjaman online liar maupun gaya hidup konsumtif.
Hal tersebut ditegaskan saat pembukaan Pelatihan Literasi Keuangan Rumah Tangga bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang di Aula Lantai II Kantor Bapenda Kota Kupang, Sabtu (26/9/2026).
Suasana pelatihan berlangsung intim, interaktif, dan kental dengan nuansa budaya lokal.
Di bagian depan ruangan, terbentang spanduk utama berlatar ornamen tenun NTT yang memuat tema “Peran Anggota DWP dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Keluarga Melalui Manajemen Keuangan Rumah Tangga yang Berkelanjutan”.
Meja panggung dilapisi kain tenun motif daerah dengan vas bunga putih di tengahnya.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., hadir mengenakan kemeja biru berhiaskan selendang tenun khas NTT, didampingi Ketua DWP Kota Kupang Ny. Ellisah Pelt–Lumban Tobing, S.Pt., yang tampil anggun berbusana busana daerah.
Sebanyak 60 peserta dari perwakilan dinas, badan, hingga kecamatan tampak antusias memperagakan simbol pose salam literasi (“L”) bersama para pemateri dari Bank Indonesia dan BKAD saat mengabadikan foto bersama.
Saat memberikan pengarahan, Sekda Kota Kupang Jeffry E. Pelt menegaskan bahwa penguasaan tata kelola uang bukan sebatas formalitas program kerja, melainkan kemampuan krusial dalam menyaring kebutuhan prioritas di tengah kemudahan transaksi digital.
“Literasi keuangan sangat penting agar kita bisa menghargai uang, mengelola pengeluaran dengan bijak, dan memilih mana yang dibutuhkan dan mana yang diinginkan. Jangan sampai karena tuntutan gaya hidup, kita kemudian terjebak dalam pinjaman online yang dapat mengganggu kondisi ekonomi dan kehidupan keluarga,” tegas Jeffry di hadapan jajaran pengurus DWP.
Jeffry menambahkan, prinsip utama ketahanan ekonomi rumah tangga bukanlah mengekang semua kebutuhan hidup, melainkan disiplin dalam mengalokasikan tabungan masa depan, terutama untuk kesehatan serta dana pendidikan anak. (agn)






Tinggalkan Balasan