KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang secara tegas mendorong revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) agar tidak lagi dianggap sebagai fasilitas formalitas belaka di lingkungan pendidikan. 

Langkah ini diambil guna membangun fondasi generasi muda daerah yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut mengemuka saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., membuka Rapat Koordinasi UKS/M Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Rabu (23/9/2026).

Suasana di dalam aula terasa tertib dan penuh semangat kolaborasi. 

Ruangan berornamen langit-langit kayu dan pencahayaan terang tersebut dipenuhi ratusan peserta yang mengenakan seragam dinas putih serta pakaian khas instansi masing-masing. 

Di bagian depan panggung, terbentang latar belakang putih berhias foto resmi Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan spanduk bertuliskan “Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah tentang Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kota Kupang Tahun 2026”. 

Para pejabat, camat, kepala sekolah, guru pengurus UKS, hingga tenaga medis dari Puskesmas tampak duduk rapi menyimak pemaparan sebelum bersama-sama mengabadikan momen dengan pose salam khas.

Dalam arahannya, Hengky menyampaikan bahwa peran UKS/M saat ini harus bertransformasi menjadi pilar utama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan fisik maupun mental para siswa.

“UKS itu bukan lagi sekadar pelengkap di sekolah, tetapi bagian dari upaya kita membangun generasi Kota Kupang yang sehat, tangguh dan berkualitas,” ujar Hengky.

Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap peserta didik tidak sebatas pada penanganan medis saat anak sakit, melainkan berfokus pada pencegahan penyakit, edukasi pola hidup bersih, pemenuhan gizi seimbang, hingga perlindungan kesehatan mental. 

Oleh sebab itu, sekolah diimbau menjadi ruang belajar yang aman dan inklusif.

Hengky berharap rakor ini menjadi momentum evaluasi bersama untuk menginventarisasi berbagai kendala fasilitas maupun sarana kesehatan di sekolah, sehingga Pemerintah Kota Kupang dapat merumuskan kebijakan yang presisi dan berdampak nyata bagi seluruh pelajar di Kota Kupang. (agn)