KUPANG, KN — Jelang pembukaan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II NTT Tahun 2026, Pemerintah Kota Kupang memantapkan seluruh persiapan akomodasi dan fasilitas pendukung demi menyambut kedatangan kontingen dari seluruh Indonesia.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan kesiapan penuh jajaran pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para atlet disabilitas intelektual.
Kesiapan tersebut ditegaskan dalam audiensi khusus antara Wali Kota Kupang bersama Panitia Pelaksana PESONAS II NTT 2026 di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (13/10/2026).
Ruang pertemuan berlangsung kondusif dan diwarnai keakraban.
Usai diskusi teknis mengenai pemetaan kebutuhan armada transportasi, ketersediaan posko medis puskesmas di tujuh lokasi pertandingan, hingga pengelolaan kebersihan dan pengamanan lalu lintas, acara diakhiri dengan penyerahan berkas dokumen serta sesi foto bersama.
Jajaran panitia dan pejabat Pemkot Kupang berfoto bersama sembari memperagakan gestur tangan berbentuk hati sebagai simbol cinta kasih dan inklusivitas.
Ajang PESONAS II tahun ini diikuti oleh kontingen yang mewakili 34 provinsi serta dihadiri utusan Special Olympics Asia-Pacific dari Singapura dan Special Olympics International dari London.
Kehadiran lebih dari seribu atlet ini tidak hanya menjadi pesta olahraga nasional, melainkan panggung kualifikasi menuju ajang internasional yang bakal digelar di Santiago, Cile.
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa nilai utama dari penyelenggaraan perhelatan ini adalah penghargaan terhadap potensi kemanusiaan tanpa diskriminasi.
“PESONAS menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menutup kesempatan seseorang meraih prestasi. Karena itu, dukungan pemerintah dan masyarakat harus hadir dalam bentuk nyata, mulai dari akses transportasi hingga pelayanan kesehatan dan lingkungan pertandingan yang ramah,” ujar dr. Christian Widodo.
Guna memastikan kelancaran seluruh ajang yang mempertandingkan tujuh cabang olahraga—termasuk atletik, renang, sepak bola, dan tenis meja—Wali Kota memastikan instruksi teknis kepada dinas-dinas terkait langsung dijalankan.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pertandingan yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh kontingen selama berada di Kota Kupang. (agn)







Tinggalkan Balasan