KUPANG, KN — Perhelatan Festival Budaya Kelurahan Naikoten II Tahun 2026 menjadi sarana efektif dalam memadukan pelestarian seni tradisional dengan penguatan ekonomi rakyat berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ajang yang memamerkan produk-produk lokal warga ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, di Lapangan Delsos St. Yoseph Naikoten II, Senin (12/10/2026).
Atmosfer di lokasi festival tampak meriah dan hidup saat malam mulai turun.
Lampu-lampu sorot panggung memancarkan cahaya terang ke sekeliling arena pameran dan stan kuliner yang berderet di bawah tenda-tenda pameran.
Di tengah himpitan warga yang antusias, Wali Kota dr. Christian didampingi jajaran dinas tampak mendatangi satu per satu lapak dagangan warga.
Senyum dan keakraban terpancar saat Wali Kota berbincang langsung dengan para pelaku UMKM perempuan serta membeli aneka jajanan olahan keripik dan kue lokal yang tersaji rapi di meja jualan.
Dalam sambutannya, dr. Christian mengaitkan keberhasilan ajang budaya ini dengan rentetan tiga rekor penghargaan nasional yang diraih Pemkot Kupang dalam dua pekan terakhir—meliputi pelayanan kesehatan terbaik Indonesia Timur, program bedah rumah, hingga peringkat pertama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Capaian tersebut menurutnya merupakan hasil kerja kolektif seluruh lini masyarakat.
“Tidak ada superman, yang ada itu super team. Karena itu, dengan segala kerendahan hati, saya ingin berterima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang, khususnya warga Naikoten II, yang telah mendukung pemerintah selama ini,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi panitia yang berhasil merancang agenda budaya yang memberikan dampak ekonomi riil bagi pemenuhan kebutuhan keluarga warga setempat.
“Melalui kegiatan ini, kita melestarikan budaya, membangun karakter manusia, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita melihat ada belasan UMKM yang terlibat. Artinya, kegiatan budaya juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan ekonomi keluarga,”puji dr. Christian.







Tinggalkan Balasan