Deretan stan UMKM terlihat ramai diserbu pengunjung yang berburu kuliner lokal, kerajinan tangan, hingga kain tenun.

Salah satu pelaku UMKM, Maria, mengaku penjualannya meningkat tajam dibandingkan hari biasa.

“Acara seperti ini sangat membantu kami. Kami harap kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan, supaya produk lokal semakin dikenal dan ekonomi kami ikut terbantu,” katanya.

Malam Karnaval Budaya ini diharapkan menjadi momentum untuk mendorong Kota Kupang, terus berkembang sebagai daerah yang mandiri, dan tetap menjaga kekayaan budaya di tengah arus modernisasi. (agn/ab)