Selain permodalan, Bank NTT juga mendorong transformasi digital melalui penguatan layanan perbankan dan pendampingan literasi keuangan. Langkah ini bertujuan memodernisasi tata kelola keuangan UMKM agar lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan pasar.
Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pelaku usaha memperoleh modal, tetapi juga meningkatkan kemampuan pengelolaan arus kas serta pemahaman terhadap risiko keuangan. Transformasi digital ini sekaligus mempercepat transaksi dan memperluas jangkauan layanan perbankan hingga ke tingkat unit usaha.
Dengan pengawasan dan pendampingan berkelanjutan, Bank NTT optimistis sektor riil di Kabupaten Manggarai akan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap dinamika ekonomi lokal maupun nasional.
“Target kami jelas, setiap potensi daerah di Manggarai harus dikelola secara maksimal melalui wadah seperti NTT Mart. Bank NTT akan terus menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkas Romi. (*/ab)



Tinggalkan Balasan