“Di situ berkembang bahwa Pak Bupati melakukan kejahatan verbal. Tapi senyatanya tidak. Sesuai hasil rekaman, tidak seperti itu. Pak Bupati dan guru Avelinus Nong kemarin sudah berdamai,” tegasnya.
Ia mengapresiasi sikap Bupati Sikka Juventus Prima Kago, dan guru Avelinus Nong yang dengan rendah hati dan saling menerima kekurangan serta berdamai.
Sebagai Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning juga menegaskan kepada seluruh pengurus PGRI di NTT, bahwa masalah antara guru Avelinus dan Bupati Sikka sudah selesai.
“Masalah ini sudah selesai, sehingga ke depan jangan ada lagi yang memberitakan persoalan ini. Jangan ada lagi hoax yang memperkeruh hubungan baik antara Bupati Sikka dan guru Avelinus Nong,” ujarnya.
Ia mengimbau para guru untuk selalu taat asas dalam setiap pertemuan, baik dengan Bupati, Wali Kota, Gubernur dan pihak-pihak lain.
“Kita harus taat asas. Hilangkan ego hati kita untuk keinginan merokok yang seakan-akan kita tidak menghargai orang lain. Jangankan merokok, kita main Hp saja tidak boleh. Sopan santun perlu dijaga. Ini pelajaran untuk semua guru di NTT,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan