“PLTP Ulumbu tidak memengaruhi kesehatan masyarakat di sini, kita tetap hidup seperti biasa, juga dengan tumbuhan di sini. Saya berharap PLN tetap akrab dengan masyarakat di sini,” ujar Alex.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, mengatakan program BSP ini merupakan komitmen dan tanggung jawab PLN untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat, termasuk fasilitas sanitasi dan kesehatan, sekitar wilayah pembangunan.

Selain Desa Wewo dan Desa Wae Ajang, Rizki menyampaikan, layanan kesehatan gratis ini akan berlanjut ke Desa Mocok di sekitar kawasan pengembangan geothermal.

Ketiga desa tersebut dipilih sebagai lokasi kegiatan pengobatan gratis  lantaran sulitnya akses masyarakat menuju puskesmas untuk melakukan pengobatan. Topografi wilayah juga berpengaruh pada sulitnya petugas kesehatan untuk menjangkau masyarakat.

“Program-program TJSL PLN menyasar kelompok rentan sekitar wilayah kerja. Ini kami lakukan secara berkelanjutan menyesuaikan kebutuhan masyarakat agar, angka stunting, misalnya, bisa ditekan dan risiko kesehatan lain bisa dicegah,” ucap Rizki.