Ia menyampaikan, tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kewaspadaan permpuan NTT untuk menjaga diri dari kekerasan seksual di sosial media.
“Kami berharap semua pihak dan lembaga pendidikan menjadi corong sosialisasi agar perempuan NTT bsa terhindar dari kekerasan sekusual berbasis media sosial,” tandasnya.
Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Partai Golkar NTT Acry Deodatus juga mengingatkan perempuan NTT untuk selalu berhati-hati dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.
Talkshow ini menghadirkan narasumber antara lain dosen ilmu komunikasi Undana Maria Via Dolorosa Pohaswan, dosen ilmu psikologi Undana Marselino K. P. Abdi Keraf, Kasubid PPA Dirkrimum Polda NTT AKBP Ribka Huberta Hangge, dan perwakilan Rumah Perempuan Kupang Rahmawati Bagang. (*)



Tinggalkan Balasan