Kupang, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sedang dikejar waktu untuk pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) Rp3 triliun pada 31 Desember 2024.
Pengamat Ekonomi Universitas Citra Bangsa Dr. James Adam bahkan menyebut, tanda tangan persetujuan KUB (Kelompok Usaha Bank) dari Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake selaku PSP (Pemegang Saham Pengendali) nilainya seharga emas, karena diyakini akan menyelamatkan Bank NTT.
Ia menyebut, saat ini Bank NTT harus memenuhi modal inti minimum sebesar Rp3 triliun. Sedangkan saat ini bank masih kekurangan dana sekitar Rp600 miliar lebih.
“Sekarang tinggal beberapa bulan lagi. Sedangkan hitungan angka-angka, kemungkinan belum tentu angka Rp600 miliar itu bisa terkumpul dalam waktu dekat,” ujar James Adam kepada wartawan, Jumat (3/5/2024).
Menurut dia, secara sistem bank, ada satu peluang yang bisa ditempuh, yakni melalui pola Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan bank daerah lain yang ada di Indonesia.
“Sebetulnya, ini memberikan peluang bagi Bank NTT untuk bisa memenuhi modal inti minimum, dengan cara melakukan kerja sama dengan Bank DKI,” jelasnya.
Disebutkan James Adam, harusnya Pemprov NTT selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) berpikir lebih objektif dan rasional, dan masalah ini harus menjadi beban pemegang saham di seluruh Kabupaten/Kota NTT.
“Tetapi ini tidak mungkin lagi untuk pemerintah daerah melakukan penambahan modal atau penyertaan modal, karena APBD tahun 2024 sudah diketuk tahun lalu. Jadi tidak mungkin ada kebijakan itu di pertengahan awal tahun 2024,” ungkapnya.
Sehingga salah satu cara yang harus dilakukan adalah lewat pola KUB. Maka harusnya PSP sudah memiliki kebijakan yang objektif untuk bantu Bank NTT, supaya bank tidak mendapat sanksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), salah satunya turun status jadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
“Persoalan kita sekarang ini pada posisi kejar-kejaran dengan waktu. Karena bulan Desember 2024 harus memenuhi modal inti Rp3 triliun. Karena itu, tidak ada jalan lain selain KUB. Jadi kuncinya sekarang itu ada di PSP,” jelasnya.







Tinggalkan Balasan