Bacagub NTT Emi Nomleni Daftar di PKB, Alo Ladi: Semoga PKB dan PDIP Koalisi

Pengurus DPW PKB NTT bersama pengurus DPD PDI Perjuangan foto bersama usai pendaftaran Emi Nomleni sebagai bakal calon Gubernur NTT. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan NTT Emelia Julia Nomleni resmi mendaftar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/5/2024).

Pantauan Koranntt.com, Emi Nomleni tiba di kantor DPW PKB NTT bersama sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan NTT sekira pukul 10.30 WITA, dan disambut oleh Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi bersama pengurus DPW PKB NTT.

Dalam keterangan persnya usai mendaftar di PKB, Emi Nomleni menyampaikan apresiasi kepada PKB yang sudah membuka ruang kepada dirinya untuk mendaftar sebagai bakal calon Gubernur NTT.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Ketua dan seluruh jajaran DPW PKB NTT, yang telah memberikan kami ruang dan kesempatan untuk berproses di PKB dalam rangka Pemilukada yang akan berlangsung,” ujar Emi Nomleni.

Ia menyatakan, proses yang dijalani hari ini bukan sebuah kebetulan, tetapi sebuah proses yang menunjukan bagaimana cara menjalankan demokrasi dengan baik dan benar.

Emi menegaskan, kehadirannya di kantor DPW PKB NTT bukan sekadar melamar sebagai seorang Emi Nomleni, tapi ia hadir juga dalam kapasitas sebagai kader dan Ketua DPD PDI Perjuangan NTT.

“Saya tidak hanya sekadar melamar sebagai seorang Emy Nomleni, tapi kami ingin untuk terus membangun komunikasi bersama antara PDI Perjuangan dan PKB,” teranganya.

Pada kesempatan tersebut, Emy juga mengenang sejarah perjalanan PDI Perjuangan bersama PKB pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pada tahun 2018 silam.

BACA JUGA:  Perilaku Masyarakat Lokal Berpotensi Jadi Batu Sandungan WSP Labuan Bajo

“Kita pernah punya sejarah yang awalnya berjalan dengan tegak, tapi habis itu kita berjalan dengan tertatih-tatih, tapi dengan tegak kepala, dan kita sampai kepada tujuan yang paling tidak menghasilkan sesuatu antara PDI Perjuangan dan PKB tahun 2018 yang lalu,” kenang Emi Nomleni.

Ketua DPD PDI Perjuangan itu menyampaikan, pihaknya menghormati seluruh proses dan aturan di PKB. Sehingga apapun keputusan DPP PKB pihaknya tetap menghormati.

“Tapi kami juga punya harapan bahwa kita akan akan bisa bergandengan tangan untuk bisa terus melangkah, membuat NTT menjadi lebih baik dari hari kemarin,” pungkasnya.

Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi mengatakan, Emi Nomleni bukan sosok yang asing, karena Ketua DPRD NTT itu pernah diusung oleh PKB dalam Pilkada NTT 2018 silam.

Meski pernah bersama-sama, namun ia menyatakan, PKB tidak berjanji bahwa PKB akan otomatis memberikan dukungan kepada Emi Nomleni.

“Tekad itu ada, tetapi semua masih berproses dan semua keputusan ada di Jakarta,” ungkapnya.

Ketua DPW PKB menambahkan, besok dirinya akan ke Surabaya untuk bertemu langsung dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk membicarakan agenda Pilkada.

“Mudah-mudahan jika Tuhan berkenan, alam merestui, PKB bersama PDI Perjuangan membangun satu koalisi,” pungkasnya. (*)