Kupang, KN – Kegiatan Golkar Academy hari kedua yang berlangsung Selasa (30/4/2024) di Kantor DPD (Dewan Pimpinan Daerah) I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadirkan pembicara dari kalangan profesional dan aktivis.

Narasumber yang dihadirkan adalah Provincial Governance Advisor The Asia Foundation (TAF) George Hormat, dan Wily Soeharly yang adalah salah satu aktivis kemanusiaan di Provinsi NTT.

Provincial Governance Advisor The Asia Foundation (TAF) George Hormat yang ditemui awak media di sela-sela kegiatan Golkar Academy mengatakan, ada dua hal yang dibagikan kepada kader Partai Golkar NTT.

Pertama adalah bagaimana memanfaatkan instrumen keterbukaan informasi publik, dan kedua adalah bagaimana menangani pengaduan masyarakat (complain handling).

“Dua instrumen ini bisa dipakai oleh kader Partai Golkar untuk melawan korupsi,” ujar George Hormat.

Ia menuturkan, dasar pelaksanaan kedua instrumen tersebut sudah diatur dalam Undang-undang. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh kader Partai Golkar baik di eksekutif maupun legislatif untuk pencegahan korupsi.