Bisnis  

Bupati Belu Apresiasi Pelayanan Bank NTT

Kegiatan customer gathering Bank NTT Atambua (Foto: Istimewa)

Atambua, KN – Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus membuka secara resmi Customer Gathering dengan Tema “Bertumbuh Bersama Dalam Pembiayaan” PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, Rabu (24/04/2024) di Aula Rumah Pemberdayaan CU Kasih Sejahtera Atambua. 

Pada kesempatan itu, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengatakan Bank NTT menggelar kegiatan strategis perekenomian dengan tujuan agar kita tumbuh bersama dalam setiap geliat pembangunan di wilayah Kabupaten Belu.

“Hari ini kita hadir di suatu acara yang sangat penting bersama Bank NTT. Kita bersyukur karena masih diberi kepercayaan melalui pembiayaan kredit Bank NTT, tetapi kita juga memiliki kewajiban untuk melunasinya,” kata Bupati Belu.

Lanjutnya, pembiayaan berupa sumber daya dan sumber dana masih menjadi kendala bagi kita dalam meningkatkan setiap usaha. Bahwa Bank NTT juga memberikan kredit tanpa bunga bagi masyarakat, dalam hal ini para pelaku UMKM di Kabupaten Belu.

“Terima kasih kepada Bank NTT, khususnya kepada Kepala Bank NTT Cabang Atambua yang sudah turut menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Belu, dengan menggelontorkan dana miliaran rupiah kepada para pelaku UMKM kita, terutama dalam masa-masa covid saat itu,” ungkap Bupati Belu.

Terkait pembiayaan ini, Bupati Belu mengharapkan kepada sejumlah pihak yang mendapat keringanan melalui kredit Bank NTT agar dapat memenuhi kewajibannya dengan melunasi pembiayaan yang dimaksud.

“Jangan kita sudah di kasih kemudahan untuk memperoleh modal usaha, kemudian giliran untuk kembali tidak bisa, karena modal pinjaman tersebut tidak dipakai untuk usaha. Kita harus memenuhi kewajiban itu dengan mengembalikannya tepat waktu,” ujarnya.

Bupati Belu juga menuturkan bahwa pembiayaan itu masih menjadi masalah yang serius, sehingga pihaknya mencoba untuk menggelontorkan dana kredit untuk para petani.

“Kita sudah hitung untuk lahan kering berupa komoditas pertanian berupa jagung sebesar Rp.7,5 juta per hektar. Uang tersebut dipakai untuk membeli bibit, pupuk dan obat-obatan. Kemudian setelah panen uang kredit itu harus di kembalikan. Terima kasih untuk Bank NTT yang sudah membantu modal usaha bagi kegiatan pertanian, peternakan dan UMKM di Kabupaten Belu,” terang Bupati Agus Taolin, sembari menambahkan bahwa para pengusaha juga dapat menggunakan modal usaha melalui pembiayaan kredit Bank NTT.

BACA JUGA:  Golkar Academy Hadirkan Profesional dan Aktivis, Bicara Pencegahan Korupsi Hingga Isu Aktual NTT

Bupati Belu juga mengapresiasi Bank NTT yang hadir memberikan solusi dalam keluarga dan kegiatan usaha bagi masyarakat Kabupaten Belu.

“Mari kita duduk bersama untuk
berdiskusi terkait seluruh kegiatan usaha yang ada di Kabupaten Belu ini. Mungkin ada usaha atau pekerjaan-pekerjaan kita yang mungkin saja modalnya kurang bisa dicarikan solusi agar pekerjaan itu bisa berhasil dengan baik,” katanya.

Kepala Bank NTT Cabang Atambua Adrianus M. Pontus menyampaikan bahwa, Bank NTT siap mendukung pembangunan dengan mengelola dana keuangan daerah.

Menurut Adrianus, pada tahun 2023, Bank NTT telah membiayai sejumlah pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan rumah di Kabupaten Belu menggunakan anggaran di Pemda.

“Momentum itu kita sama-sama berkolaborasi, Bank NTT sebagai bank pengelola dana keuangan daerah untuk menyukses pembangunan itu,” jelas Adrianus,” kata Adrianus.

Alasannya, jelas Adrianus, adalah untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu dengan penyediaan modal bagi para pengusaha atau kontraktor.

“Untuk itu, Bank NTT mengundang kontraktor untuk mengikuti kegiatan Customer Gathering guna melihat peluang-peluang yang ada,” kata Adrianus. 

Adrianus juga menegaskan, bahwa Bank NTT siap menupport pembangunan di Kabupaten Belu dari sisi pembiayaan. 

Lanjutnya, bahwa pada tahun 2023, Bank NTT telah menyumbangkan deviden sekitar 7 miliar ke Pemda Belu, di luar dari pendapatan dari jasa giro sebesar 1 miliar. 

“Dengan memanfaatkan pembiayaan yang disediakan oleh Bank NTT, diharapkan keuntungan dari pembangunan akan berdampak positif bagi perekonomian lokal Kabupaten Belu,” ucap Adrianus Pontus. (*/kn)