Bisnis  

Bank NTT Hadirkan Kantor Fungsional di Desa Kajong, Dirut Alex: Permudah Akses Keuangan bagi Masyarakat

Ruteng, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT meresmikan Kantor Fungsional di Kajong, Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT.

Kehadiran Kantor Fungsional di Desa Kajong, bertujuan untuk mempermudah dan memperkuat ekonomi mikro masyarakat.

Acara peresmian Kantor Fungsional Bank NTT Kajong dilaksanakan Senin (19/2/2024), dan dihadiri oleh Bupati Manggarai Bupati Herybertus G.L. Nabit, Uskup Ruteng Mgr. Sipri Hormat, dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bersama jajarannya.

Peresmian kantor itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Manggarai, didampingi Dirut Bank NTT dan Uskup Ruteng, serta disaksikan oleh tamu undangan yang hadir.

Direktur  Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, sesuai motonya Bank NTT terus bergerak ke seluruh pelosok NTT, untuk menjadi pelopor dan penggerak ekonomi mikro masyarakat.

“Kehadiran Kantor Fungsional hari ini di Kajong adalah kantor ke-117, dimana ini bagian dari upaya kita melakukan revitalisasi dan refocusing bisnis,” ujar Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho kepada wartawan.

BACA JUGA:  Bank NTT Mulai Go Nasional, Bersama Hitachi Layani Indonesia

Ia mengatakan, kehadiran Kantor Fungsional Bank NTT di Desa Kajong akan menjadi sarana untuk melayani kredit mikro kecil bagi masyarakat.

“Teman-teman di kantor ini bisa memberikan literasi dan edukasi untuk terbangunnya inklusi keuangan, yang bisa memberikan kemudahan terhadap masyarakat untuk mengakses skim (kredit) yang kita sudah siapkan,” ungkap Dirut Bank NTT.

Ia menuturkan, dengan adanya Kantor Fungsional Bank NTT di Desa Kajong, diharapkan masyarakat semakin teredukasi, untuk mengakses layanan keuangan secara digital.

“Masyarakat belum paham tentang bagaimana mengakses layanan secara digital. Jadi kita ciptakan solusinya. Dengan mengenal digitalisasi, ada potensi untuk masyarakat bisa berbisnis sendiri tanpa kehadiran bank, seperti aktivasi mobile banking. Di situ dia bisa mengatasi kekurangan pendapatan dan mendapatkan pendapatan tambahan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Yhono HandeEditor: Ama Beding