Kupang, KN – Hingga tahun 2023, sebanyak 43 dari total 58 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil terakreditasi.

Ini artinya masih ada sekitar 15 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di NTT yang belum terakreditasi.

Prof Adrianus Amheka, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi XV Wilayah Provinsi NTT mengungkapkan bahwa, tingkat akreditasi PTS di NTT saat ini mencapai 74%.

Menurut Prof Amheka, dari PTS yang terakreditasi, 2 di antaranya memperoleh akreditasi tingkat baik sekali, 28 baik, 9 tingkat B, sementara 3 tingkat C. Sementara 31% atau 15 PTS belum terakreditasi.

Pada tahun yang sama, LLDIKTI Wilayah XV memberikan izin pembukaan 25 program studi baru di 11 Perguruan Tinggi.

“Perguruan Tinggi yang paling banyak membuka Prodi baru tahun 2023 adalah Stella Maris Sumba,” ujar Prof Amheka.

Selain itu, pada tahun 2023, IKIP Muhamadiyah Maumere berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Maumere, dan Stimikom Stella Maris menjadi Universitas Stella Maris Sumba.

Prof Amheka juga membahas jumlah dosen PTS di wilayah XV, yang saat ini berjumlah 3.144 orang yang terdiri dari asisten ahli 961 orang, 807 Lektor, 34 Lektor Kepala, dan 11 Guru Besar.