Daerah  

Bupati Manggarai dan Direksi Bank NTT Bertemu Calon Peserta Program Ausbildung Jerman

Bupati Manggarai dan Direksi Bank NTT Bertemu Calon Peserta Program Ausbildung Jerman. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN  – Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit bersama Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh berkunjung ke SMK Negeri 4 Kupang, Kamis 12 Oktober 2023.

Kedatangan Direksi Bank NTT dan Bupati Manggarai ini, dalam rangka melihat dari dekat dan memberikan motivasi kepada calon peserta Program Ausbildung.

Ausbildung atau Program Vokasi dan Training Industri ini adalah program pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang digagas oleh Gubernur NTT periode 2018-2023 Viktor Laiskodat dalam kerja sama dengan Yayasan Global Catalyst yang ada di Jerman.

Dalam program ini, pemerintah Provinsi NTT akan mengirimkan ribuan anak-anak muda untuk mengikuti program vokasi dan training industri di Jerman. Diharapkan, setelah program tersebut selesai, mereka bisa pulang dan membangun NTT menjadi lebih baik.

Bupati Manggarai Hery Nabit usai mengunjungi calon peserta program Ausbildung mengatakan, sebagai pemerintah daerah, pihaknya ingin mengetahui situasi pembelajaran para siswa calon peserta program Ausbildung.

Menurutnya, program ini sangat baik, sehingga Pemkab Manggarai akan membangun kerja sama dengan Bank NTT sebagai jembatan penghubung ke Global Katalyst, agar program ini bisa dilaksanakan di Kabupaten Manggarai.

“Saya berpikir tadi coba melihat dulu situasi dan saya minta Bank NTT untuk menjembatani kami dengan pihak Global Katalyst, sehingga kita bicara kemungkinan kerja sama (Ausbildung) ini juga dilaksanakan dengan Pemkab Manggarai,” ujar Bupati Manggarai Hery Nabit kepada wartawan.

Ia menegaskan, apapun skema kerja samanya, yang paling penting adalah anak-anak NTT dan Manggarai pada khususnya bisa punya pengelaman kerja yang lebih luas di luar.

“Karena lapangan kerja di dalam sendiri sudah terbatas dan tidak sesuai dengan aspirasi atau keinginan anak-anak kita” ujar Bupati Hery Nabit.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Manggarai berharap agar anak-anak NTT calon peserta program Ausbildung bisa belajar dengan serius.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Hadirkan Internet Gratis bagi Umat, Kaum Milenial, dan Pedagang Pasar

“Harapan kita, mereka belajar serius. Karena ada sejumlah biaya yang ditanggung secara pribadi dan kemungkinan besar datang dari orang tua. Kita berharap anak-anak serius sehingga biaya tidak terbuang percuma,” ujar Hery Nabit.

“Kedua serius karena ini peluang supaya masa depan jadi lebih baik. Ketiga, serius karena mereka ini terseleksi, sehingga mereka harus menghargai peluang. Semoga anak-anak serius menjemput masa depan,” pungkasnya.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengapresiasi semua pihak yang terlibat, dan berkontribusi terhadap pengembangan SDM di NTT.

Menurut Dirut Alex, ada spirit yang kuat dari anak-anak NTT untuk mengikuti program tersebut. Walaupun dengan keterbatasan dan tantangan, tapi kosistensi dan komitmen anak-anak NTT luar biasa.

“Mereka memiliki semangat mau maju untuk membangun NTT lewat program vokasi. Mudah-mudahan ini momentum untuk kebangkitan pembangunan SDM NTT,” ujar Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho.

Ketua Panitia Program Training Bahasa Jerman yang juga adalah Kepala Sekolah SMKN 4 Kupang Semi Ndolu mengatakan, total calon peserta yang akan mengikuti program Ausbildung adalah sebanyak 157 orang.

Ia menegaskan, program Ausbildung bukan program pengiriman tenaga kerja, tapi program untuk pengiriman anak-anak NTT untuk bisa mendapat akses pendidikan yang lebih baik di Jerman.

“Bahwa setelah mereka selesai pendidikan dan mereka bisa bekerja, itu nomor duanya. Tapi nomor satunya adalah peningkatan SDM anak-anak kita untuk bisa mengakses pendidikan. Karena kita tahu di Jerman, 15 dari 16 negara bagian di Jerman menerapkan 100 persen uang kuliah gratis tapi berkualitas,” ujar Semi Ndolu.

Ia menambahkan, inilah saatnya NTT bangkit melalui kerja sama dari para kepala daerah dan dukungan yang luar biasa dari Bank NTT. “Kami hanya memberikan setitik dari upaya kolaborasi bersama ini,” tandasnya. (*)