Kehadiran pihak Bank diharapkan dapat membuka jejaring dalam berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan, begitu pun dari lembaga pemerintah.
Sementara itu Ketua Dewan Pastoral Paroki, Salesius Jehadi mengharapkan bisa dijalankan semua pihak yang sudah bekerja sama.
“Harapan untuk program ini bisa dilakukan di setiap stasi wilayah/kampung, agar sejahtera, adil dan ekologis benar-benat tercapai, kerjasama semua pihak terutama jejaring dalam setiap program, komunikasi yang baik dan evaluasi berkala antar pengurus DPP, DKP, Pastor paroki, dan juga seluruh umat,”ungkap ketua DPP Kajong.
Sementara pimpinan Bank NTT Cabang Ruteng, Romy Radja Langu, menjelaskan bahwa Bank NTT telah bekerjasama dengan tokoh umat di Kajong. “Dan kita bersyukur karena Romo sangat welcome. Jadi kita mendampingi pembuatan kecap berbahan gula aren. Dalam hal ini kami minta bantuan Kantor Pusat khususnya Divisi Mikro untuk mendatangkan pelatih dari Kupang. Dan, dia melatih ibu-ibu disana itu untuk membuat kecap berbahan gula aren. Nah ibu-ibu ini difasilitasi oleh Paroki, jadi kerjasamanya triple helix. Ada paroki, Bank NTT dan juga warga setempat,”tegas Romy.



Tinggalkan Balasan