Faperta Unika Santu Paulus Ruteng Teken MoU dengan PT. Rembu Tedeng Trinusa

PT. Rembu Tedeng Trinusa adalah perusahaan yang berkedudukan di jalan Negara Ruteng- Labuan Bajo.

Foto bersama usai penandatanganan MoU antara Faperta Unika Santu Paulus Ruteng dan PT. Rembu Tendeng Trinusa. (Foto: Yhono Hande)

Ruteng, KN – Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng melalui Fakultas Pertanian dan Peternakan (Faperta) membangun kerja sama dengan PT. Rembu Tedeng Trinusa.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua lembaga, tentang Pendidikan atau Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Magang Dosen dan Mahasiswa, Jumat 24 Februari 2023.

PT. Rembu Tedeng Trinusa adalah perusahaan yang berkedudukan di jalan Negara Ruteng- Labuan Bajo (KM 27 Pela – Bung). Perusahaan ini bergerak di bidang budidaya ternak babi yang mencakup pembibitan, penggemukan babi unggulan, dan pengelolaan pasca panen, termasuk penjualan hasil budaya ternak babi. Bahkan telah mempunyai pabrik pakan yang sudah lulus uji laboratorium dan sudah berstandarisasi SNI.

Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Dr. Wahyuni Purnami, S.P., M.Pd mengatakan, kegiatan penandatanganan kerja sama antara Fakultas Pertanian dan Peternakan dengan PT. Rembu Tedeng Trinusa merupakan hal yang penting dilakukan oleh sebuah Universitas.

“Karena memang kami di Fakultas atau Universitas sekarang ini harus selalu menjalin kerja sama dengan kampus yang lain, ataupun dengan dunia usaha maupun industri seperti halnya PT. Rembu Tedeng ini,” ungkapnya kepada KORANNTT.COM.

Ia menjelaskan, dengan kerja sama ini, maka apa yang menjadi tujuan dalam proses pembelajaran, juga bisa diterapkan di lapangan dengan melibatkan perusahaan atau industri yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencurian Laptop di Manggarai

“Selain mahasiswa, kegiatan ini juga bisa dilakukan oleh dosen melalui penelitian atau pelatihan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerja sama dengan PT. Rembu Tendeng juga bertujuan untuk mengoptimalkan Tridharma Perguruan Tinggi (Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian). Setidaknya ada kontribusi fakultas terhadap keberhasilan mahasiswa.

“Harapannya pasti ada tindak lanjut dari adanya suatu kegiatan bersama, yang dibantu oleh Universitas, khususnya Fakultas Pertanian dan Peternakan. Misalnya kegiatan yang mengundang praktisi maupun mahasiswa yang melakukan kegiatan di sana,” harapnya.

“Jadi setelah kegiatan ini bukan hanya berhenti di sini, tetapi ada kegiatan-kegiatan lanjutan atau berkesinambungan,” sambungnya.

Sementara Ir. Viktor Selamet, M.M. selaku pemilik PT. Rembu Tedeng Trinusa menyambut baik kerja sama dengan Unika Santu Paulus Ruteng, khususnya Fakultas Peternakan dan Pertanian.

“Kami sebagai pelaku usaha tentu dari hulu sampai ke hilir. Kami produksi, babi, pakan babi, produksi daging babi termasuk restoran,” ungkapnya.

Ia berharap agar ke depan dengan MoU ini, mahasiswa bisa melakukan kerja nyata di perusahaannya.

“Artinya apapun mereka kuliah tentu mereka akan ke masyarakat, sehingga begitu mereka keluar dari kampus ini, mereka sudah punya bekal,” tutupnya. (*)