Komunitas Kristen, Islam dan Hindu Berbagi Kasih Bersama Anak Panti Asuhan di Kota Kupang

Kegiatan itu diikuti 15 orang perwakilan Pemuda Ebenhaezer, remaja masjid Airmata dan mahasiswa Hindu.

Pemuda Gereja Ebenhazer Oeba (Panzer) bersama Remaja Masjid Albaitulqadim Airmata (Remas) dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Nusa Tenggara Timur (Kmhdintt) menggelar aksi berbagi kasih pada Kesusteran Alma Pantai Asuhan Difabel Bakhti Luhur di Kota Kupang. (Foto: istimewa)

Kupang, KN – Pemuda Gereja Ebenhaezer (Panzer) bersama Remaja Masjid Al Baitul Qadim Airmata (Remas) dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) NTT berbagi kasih di Susteran Alma Panti Asuhan Difabel Bhakti Luhur Katolik, Sabtu 18 Februari 2023.

Kegiatan itu diikuti 15 orang perwakilan Pemuda Ebenhaezer, remaja masjid Airmata dan mahasiswa Hindu. Aksi sosial itu dirangkai juga dengan kegiatan Fun Games, Live music, Charity dan berbagi kasih.

Ketua Pemuda Gereja Ebenhaezer Victor C.H.EĀ  Rairutu, ST, IAP mengatakan, aksi sosial yang dilakukan berupa pemberian sembako, paket alat tulis, parcel buah-buahan dan uang tunai sebesar Rp1 juta rupiah.

“Sumber sumbangan itu merupakan pemberian langsung dari Pemuda Gereja Ebenhaezer Oeba, Remaja Masjid Airmata dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia NTT,” ujar Victor kepada wartawan.

Selain itu, kata Victor, aksi sosial itu merupakan bentuk syukur dari komunitas Pemuda Ebenhaezer, remaja masjid dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia NTT.

“Apalagi ketika kita sebagai anak muda memiliki hati besar untuk mau berbagi, saya rasa hal ini merupakan satu langka positif untuk generasi – generasi mendatang,” terang Victor.

Victor menjelaskan, program yang sedang dijalankan merupakan salah satu langka awal, dan diharapkan akan berlanjut dan dilakukan secara rutin dari tahun ke tahun.

BACA JUGA:  Pj Wali Kota Kupang Minta Wartawan Tulis Berita Edukatif, Dukung Pemerintah Tekan Stunting

“Kami harap banyak hal yang akan dibuat kedepan, mengingat komunikasi yang terjalin baik antara 3 komunitas ini. Besar harapan 3 komunitas ini tidak berhenti sampai disiniĀ  kami terbuka untuk semua,” jelasnya.

“Mungkin dengan adanya ini teman-teman dari komunitas katolik maupun, Budha, dan Konghucu dapat ikut serta bergabung dalam kegiatan ini,” tandasnya.

Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Nusa Tenggara Timur, I Gede Agus Parama Natha menjelaskan, kegiatan yang dilakukan sangat mulia, dan mampu menginspirasi banyak orang, dalam hal berbagi kasih dengan masyarakat kecil.

“Dan juga untuk mempererat persaudaraan antar sesama. Kegiatan ini sangat berkesan dan membawa manfaat bagi Kesatuan Mahasiswa Hindu maupun anak-anak Panti Asuhan,” terangnya.

Ketua Remaja Masjid Baitul Qadim Airmata, Syamad Wijaya M. Duru menyampaikan, melalui kegiatan ini banyak pengalaman yang didapat untuk Remaja Masjid Airmata.

Seperti rasa peduli untuk berbagi mewujudkan rasa cinta kasih dan bagaimana agar tetap selalu menjaga kerukunan yang ada di kota kupang.

“Hal- hal seperti ini merupakan suatu terobosan yang sangat luar biasa dan membawa manfaat untuk setiap umat manusia,” pungkasnya. (*)