107 Pantarlih Dilantik dan Tahapan Coklit Dimulai

Pantarih memiliki peran penting jelang Pemilu 2024, yakni untuk memastikan pemilih di Pemilu 2024 nanti adalah benar-benar pemilih yang telah memiliki hak pilih sesuai dengan aturan yang berlaku.

107 Pantarlih Dilantik dan Tahapan Coklit Dimulai. (Foto: Istimewa)

Lewoleba, KN – Sebanyak 107 Pantarlih hari ini, Minggu, 12 Februari 2023 dilantik secara serentak oleh Panitia Pemungutan Suara di 18 Sekretariat Kelurahan/Desa se-Kecamatan Nubatukan. Usai dilantik, pantarlih diutus untuk melakukan pencocokan dan penlitian (coklit) data pemilih, yang merupakan salah satu tahapan penting dalam pemilu 2024.

Pantarih memiliki peran penting jelang Pemilu 2024, yakni untuk memastikan pemilih di Pemilu 2024 nanti adalah benar-benar pemilih yang telah memiliki hak pilih sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk diketahui, tahapan coklit ini dimulai hari ini dan akan berlangsung sampai 14 Maret 2023.

Kristina Dai Wora, Ketua PPS Kelurahan Lewoleba Utara yang ditemui usai seremonial pelantikan ke 11 Pantarlih membenarkan hal dimaksud dengan mengatakan kegiatan ini menjadi bagian penting dan strategis untuk memastikan akurasi dan validitas data pemilih dalam pemilu tahun 2024.

Ketua PPS Lewoleba Utara meminta pihak KPU Kabupaten Lembata, dan jajaran adhoc untuk melakukan supervisi dan monitoring secara ketat dan berkesinambungan / berkelanjutan terhadap kinerja pantarlih, agar data yang dihasilkan dari proses tersebut akurat dan valid serta tidak menimbulkan masalah di hari pemungutan suara nanti.

“Tentunya kita harapkan supervise dan monitoring ketat dari KPU Kabupaten dan jajaran adhoc agar tidak ada permasalahan yang ditemukan dalam proses coklit data pemilih,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Lurah Lewoleba Utara, Yohanes Kia, STT kepada media ini mengatakan Pantarlih harus bekerja lebih ekstra dan teliti sehingga bisa mengakurasi data pemilih dengan baik, karena di beberapa tempat, persoalan data ini menjadi krusial.

“Demi keakuratan dan kevalidan data pemilih sebagaimana diharapkan, PPS harus bisa menjelaskan secara detail terkait hal-hal teknis dalam kaitan dengan pemilih baru, pendatang baru atau pemilih pemula, dengan harapan nantinya persoalan data pemilih jangan sampai menjadi bermasalah untuk KPU,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Sampai 5 Mei 2021

Seklur Yohanes juga menegaskan, pantarlih ketika menemukan kendala di lapangan, perlu disampaikan kepada pemerintah untuk bersama PPS dan RT setempat dapat menggalang kerja sama untuk menyelesaikannya.

Bahrun Mayeli, Panwaslu Kelurahan Lewoleba Utara, yang juga ditemui GlobalIndoNews di tempat terpisah menghimbau pantarlih yang barusan dilantik, bahwa mulai hari ini, jam ini, menit ini dan detik ini, tanggung jawab atas segala tugas yang berkaitan dengan Pemilu 2024 terpanggul di pundaknya.

Sebagai Panwaslu Kelurahan/Desa yang akan berada dan berjalan bersama, Bahrun mengucapkan proficiat dan selamat bekerja, sekaligus mengingatkan kesebelas pantarlih akan tugas dan kewajibannya sebagai Pantarlih, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Walikota dan Wakil Walikota.

“Proficiat. Selamat BEKERJA menjalankan tugas yang telah dipercayakan dan dibebankan pada pundakmu hari ini demi tegaknya demokrasi dan sukses terselenggaranya Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024. Selamat MENGABDI. Semoga kita mampu mengemban amanah ini dan kita mampu mewujudkan pemilu yang sukses, jujur, adil dan damai di Kelurahan Lewoleba Utara tercinta ini,” ucapanya bersemangat.

Sebagai informasi, jumlah 107 Pantarlih se-Kecamatan Nubatukan ini merupakan jumlah unit TPS yang akan melayani pemungutan suara di Kecamatan Nubatukan pada Pemilu 14 Februari 2024 nanti. (Hans)