Setibanya di dermaga, rombongan disambut Ketua KADIN Lembata, John Kwertayasa, Wakil Ketua KADIN Lembata Ben Lelaona dan Christian dan mereka pun menuju rumah jabatan bupati untuk bertemu penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa dan Sekda Lembata serta beberapa staf. Dalam Perjalanan ini Bobby mengajak investor melihat potensi dan peluang bisnis yang ada di Lembata, Flores Timur dan Sikka.

“Kami melakukan survey melihat potensi rumput laut di ke 3 Kabupaten ini, dimana rencana pembangunan pabrik rumput laut berikutnya adalah di Maumere-Sikka, karena secara letak strategis di tengah dan disupport dengan infrastruktur yang baik. Kami sudah memiliki pilihan lahan yang pas karena membutuhkan air yang banyak untuk mencuci rumput laut tersebut. Sedangkan untuk Flotim dan Lembata untuk dibangun budidaya rumput lautnya,” tegas Bobby menambahkan budidaya rumput laut INTI dikelola oleh teman-teman KADIN daerah dan Plasma oleh masyarakat agar supply kepada pabrik terjamin.

Di Lembata, rombongan mengunjungi beberapa desa sentra produksi rumput laut dan melihatnya dari dekat. Ternyata kualitasnya mengundang kagum. “Rumput laut di daerah ini sangat berpotensi sekali didukung dengan laut yang tenang dan bersih, serta masyarakat yang sudah sangat lama terbiasa dengan budibaya ini, hanya saja karena selama ini harga rumput yang tidak stabil dan penyakit rumput laut karena bibitnya tidak pernah diperbaharui,”ujar Bobby menambahkan kedepan rumput laut menjadi penghasilan yang sangat menjanjikan karena akan ada pembimbingan berkerjasama dengan universitas dan disupport oleh pabrik serta dijamin pembeliannya. “Ini saatnya kebangkitan ekonomi NTT,” pungkas Bobby. *KADINNTT/KN)