Hukrim  

Gustaf Agripa Jadi Saksi di Persidangan Kasus Penkase, Ini Pernyataannya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga akan menghadirkan sejumlah saksi lain dari pihak keluarga terpidana Randy Suhardi Badjideh.

Gustaf Agripa jadi saksi di persidangan kasus Penkase. (Foto: Eman Krova)

Kupang, KN – Pengadilan Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Astri dan anaknya Lael Maccabee, Kamis 12 Januari 2023 siang.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini berlangsung di Ruang Cakra PN Kupang. Salah satu saksi yang dihadirkan JPU adalah Gustaf Agripa, yang merupakan paman terdakwa Ira Ua.

Selain Gustaf Agripa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga akan menghadirkan sejumlah saksi lain dari pihak keluarga terpidana Randy Suhardi Badjideh.

Dalam persidangan, Gustaf Agripa mengaku tidak pernah menanyakan GPS Mobil Rush kepada Fitriani Ibrahim, yang juga merupakan ponakannya.

“Waktu saya kontak Fitri, dia hanya curhat tentang mobil itu digunakan untuk kejahatan. Kalau soal GPS saya sama sekali tidak pernah tanya. Untuk apa saya tanya,” ujar Gustaf Agripa dihadapan para hakim dan jaksa.

BACA JUGA:  Sambut Baik Arahan KPK, Bupati Sabu Raijua Komit Cegah dan Berantas Korupsi

Menurutnya Gustaf, saat terdakwa Irawaty Ua dipperiksa di Polsek Alak pertama kalinya, memang terlihat mobil Rush sudah berada di sana.

“Waktu terdakwa Ira Ua diperiksa di Polsek Alak, memang mobil Rush ada disana. Tetapi untuk minta GPS itu tidak pernah. Kalau menghubungi Fitrianiani memang benar,” tegasnya.

Dia menjelaskan, ketika terdaka Ira Ua menjalani pemeriksaan pertama di Polsek Alak, ia memang sedang bertugas di Kota Kupang, sehingga terdakwa Ira Ua memintanya untuk mendampinginya ke Polsek Alak.