Bisnis  

6 Kompetisi Dilombakan Dalam Program Ramai Skali Bank NTT

Perlombaan ini dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan atau BIK.

Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing menyampaikan sambutan dalam acara penjurian Program Ramai Skali Bank NTT. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar program ‘Ramai Skali’ untuk memperingati Bulan Inklusi Keuangan.

Bulan Inklusi Keuangan (BIK) merupakan program yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan literasi keuangan kepada berbagai kalangan masyarakat.

Bank NTT sebagai salah satu lembaga jasa keuangan, turut serta mengambil peran penting untuk menyukseskan program Bulan Inklusi Keuangan lewat Program Ramai Skali.

Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing mengatakan, setidaknya ada 6 kompetisi yang dilombakan dalam program Ramai Skali Bank NTT.

Kompetisi yang dilombakan antara lain Lomba Pidato Bahasa Inggris, Foto Model, Paduan Suara, Tarian Etnik Kontemporer, Traditional Costum Carnival, dan Tiktok Promosi Produk Bank NTT.

“Para juri yang menilai juga adalah juri yang profesional di bidangnya masing-masing. Peserta program Ramai Skali pada tahun ini berjumlah sebanyak 649 tim, yang melibatkan seluruh Kabupaten/Kota di seluruh NTT,” kata Yohanis Landu Praing dalam sambutannya di acara Penjurian Program Ramai Skali, Sabtu 15 Oktober 2022.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Sukses Turunkan Angka Stunting 15,5 Persen

Menurutnya, penjurian hari ini merupakan rangkaian road show yang telah dilakukan sebelumnya di 5 titik yaitu di Labuan Bajo, Waingapu, Maumere, Kalabahi, Kota Kupang, dan di Alun-alun Kota Kupang.

“Khusus Custom Carnival sendiri diikuti oleh 16 Kabupaten/Kota di seluruh NTT. Harapan kami, dengan program yang diselenggarakan Bank NTT, kiranya masyarakat semakin memahami, mengenal dan merasakan manfaat produk serta layanan Bank NTT,” ujarnya.

Ia menambahkan, NTT saat ini sangat kaya dan cukup lengkap dari segi budaya, wisata bahari, dan wisata megalitik.

“Dan perwujudan hari ini adalah bagian dari wisata budaya. Kita memerlukan kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak, untuk pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat demi mewujudkan NTT Bangkit, NTT Sejahtera,” tandas Direktur Dana dan Treasury Bank NTT. (*)